
Foto: Instagram/@inanangg/@tamannasional_matalawa
Mounture.com — Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur memang dikenal menyimpan banyak keindahan alam eksotis. Salah satu destinasi yang masih jarang diketahui wisatawan adalah Danau Laputi.
Terletak di kawasan Taman Nasional Laiwangi Wanggameti, Danau Laputi menawarkan kombinasi unik antara danau dan air terjun dalam satu lokasi yang masih alami dan belum banyak tersentuh.
Daya tarik utama Danau Laputi adalah airnya yang sangat jernih dengan warna kebiruan yang memikat. Saking beningnya, permukaan air danau ini bahkan bisa digunakan untuk bercermin.
Lokasi danau sendiri berada di bagian atas dari aliran air terjun, menciptakan panorama alam yang tenang sekaligus menyegarkan.
BACA JUGA: Tips Menghindari Sambaran Petir Saat Mendaki Gunung, Ini yang Harus Diperhatikan
Keunikan lain dari Danau Laputi adalah keberadaan belut yang dikenal dengan sebutan “Apu”. Dalam kepercayaan masyarakat Marapu, belut ini dianggap sebagai jelmaan nenek moyang.
Belut Apu hidup cukup banyak di danau ini. Menariknya, pengunjung yang ingin melihatnya muncul ke permukaan bisa memanggil dengan lembut kata “Apu”, dan belut-belut tersebut diyakini akan muncul.
Kepercayaan ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.
Untuk mencapai lokasi air terjun Laputi, perjalanan dimulai dengan sekitar 30 menit menggunakan kendaraan menuju pintu masuk, dan dilanjutkan trekking berjalan kaki sekitar 15 menit. Jalur trekking cukup menantang karena harus melewati sungai-sungai kecil dan jalur alami.
BACA JUGA: Pendakian Gunung Leuser via Kedah: Jalur Terpanjang di Indonesia dengan Trekking Selama 13 Hari
Keindahan kawasan ini berubah tergantung musim. Jika musim hujan, maka debit air sungai cukup deras dan muncul air terjun kecil di beberapa tebing. Sedangkan jika musim kemarau, sebagian aliran mengering, namun air terjun utama tetap mengalir.
Air terjun di Laputi memiliki beberapa tingkat dan tersembunyi di balik pepohonan, menciptakan suasana alami yang masih sangat asri.
Sebagai destinasi yang belum banyak dikembangkan, fasilitas di kawasan ini masih sangat terbatas. Saat ini hanya tersedia 2 kamar mandi di dekat pintu masuk, belum terdapat warung makan serta belum tersedia penginapan.
Akses menuju lokasi juga masih tergolong sulit, sehingga pengunjung perlu mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Meski aksesnya menantang, Danau Laputi menawarkan pengalaman yang tidak biasa: perpaduan keindahan alam, suasana tenang, dan nilai budaya lokal yang kuat.
Bagi pencinta alam dan petualangan, destinasi ini menjadi salah satu hidden gem di Sumba yang layak untuk dijelajahi.
(mc/pd)





