0

Curug Panglebur Gongso, Wisata Alam Seru di Kendal

(Foto: dok. Pemprov Jawa Tengah)

Mounture.com — Wisata alam curug merupakan salah satu alternatif liburan yang bisa dinikmati saat berakhir pekan. Selain menawarkan keindahan alam, wisata alam curug juga memiliki daya tarik tersendiri bagi penghobi kegiatan di alam bebas.

Adapun salah satu destinasi wisata alam curug yang bisa dikunjungi saat berakhir pekan ialah Curug Panglebur Gongso. Curug ini berada di Desa Gondang, Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Curug yang hanya memiliki ketinggian hingga tujuh meter ini memiliki area kolam yang dapat digunakan untuk berenang atau melompat dari atas air terjunnya. Kelebihan lainnya yaitu walau musim panas tiba, debit air dari sungainya tidak berkurang. Jadi cocok untuk dikunjungi kapan pun dan tidak bergantung musim.

BACA JUGA: Rekomendasi Wisata Alam Curug di Gunung Bunder

Dikutip dari laman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, dijelaskan bahwa menurut masyarakat lokal, ada kepercayaan bahwa dulunya air terjun ini merupakan tempat pertapaan Aditya Kumbokarno.

Dalam pewayangan Ramayana berwujud raksasa namun memiliki hati seorang kesatriya. Untuk melebur dosa-dosa setelah pertempuran membela negaranya, dirinya melakukan pertapaan di atas curugnya.

Dari kepercayaan itulah banyak petinggi kerajaan terdahulu melakukan pertapaan di Curug Panglebur Gongso ini. Semakin diperkuat dengan adanya bekas tapak kaki yang bisa dilihat di bebatuan atas curugnya.

Ada pula goa yang terletak di sebelah curug juga memiliki kepercayaan bisa tembus sampai ke Masjid Agung Demak. Sampai sekarang pun, pada hari tertentu masih ada masyarakat yang melakukan pertapaan atau ritual mandi di curug tersebut.

Terlepas dari mitos tersebut, pemandangan alam dan daya tarik di dalamnya memang sangat mengesankan. Untuk masuk ke Curug Panglebur Gongso ini pengunjung perlu berjalan kurang lebih 50 meter untuk sampai di atas air terjunnya.

Setelah sampai di air terjunnya akan ada dua lokasi yang bisa digunakan untuk bermain air yaitu di bagian atasnya atau di air terjunnya.

Perlu diingat, saat hujan tiba, pengunjung dihimbau untuk tidak mendekat di aliran sungai dan air terjunnya karena bisa terbawa arus akibat debit air yang meningkat secara mendadak. Pengunjung juga bisa membawa jaket atau pakaian tebal karena angin di sana cukup kencang dengan hawa dingin yang dibawanya.

Curug Panglebur Gongso ini termasuk tempat wisata yang masih dirawat baik oleh masyarakat sekitarnya. Fasilitas lain seperti kamar mandi, toilet, parkir yang luas, warung makan, serta mushola tersedia di tempat ini. Jadi kenyamanan pengunjung tetap terjaga selama berlibur di Curug Panglebur Gongso.

Untuk memudahkan perjalanan, pengunjung memang harus menggunakan kendaraan pribadi karena jarang terlihat adanya transportasi umum. Selain itu bisa menggunakan Google Maps untuk bisa sampai ke tempat ini tanpa takut tersesat selama perjalanan. (MC/RIL)