
Foto: Instagram/@ilmanibrahim
Mounture.com — Gunung Sago menjadi salah satu destinasi alam yang menyimpan daya tarik besar di Sumatera Barat. Terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, gunung ini menawarkan kombinasi panorama alam, jalur pendakian menantang, serta jejak geologi berupa kaldera purba yang jarang diketahui banyak orang.
Dengan ketinggian sekitar 2.261 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Sago dikenal sebagai salah satu puncak tertinggi di wilayah Lima Puluh Kota dan menjadi incaran pendaki lokal maupun wisatawan pencinta alam.
Gunung Sago berada di kawasan perbatasan beberapa kecamatan, seperti Lareh Sago Halaban, Luak, dan Situjuah Limo Nagari. Lokasinya relatif mudah dijangkau dari pusat Kabupaten Lima Puluh Kota maupun Kota Payakumbuh, sehingga cocok dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan pendakian.
Selain sebagai gunung, kawasan Gunung Sago juga dikenal sebagai bentang alam vulkanik tua yang menyimpan potensi geowisata.
BACA JUGA: Kantong Semar: Tanaman Karnivora Unik yang Hidup di Alam Liar Gunung Ciremai
Salah satu keunikan Gunung Sago adalah keberadaan kaldera besar hasil aktivitas vulkanik masa lalu. Kaldera ini membentang luas dan dapat terlihat dari beberapa titik di sekitarnya, memberikan panorama alam yang dramatis dan berbeda dibandingkan gunung-gunung lain di Sumatera Barat.
Bentang alam ini menjadikan Gunung Sago tidak hanya menarik bagi pendaki, tetapi juga bagi peneliti, fotografer alam, dan pencinta wisata edukatif.
Jalur pendakian yang paling dikenal menuju puncak Gunung Sago adalah melalui jalur Kayu Kolek. Jalur ini sering digunakan oleh pendaki lokal dan wisatawan yang ingin menikmati pengalaman mendaki dengan suasana hutan tropis yang masih alami.
Secara umum, waktu tempuh pendakian menuju puncak berkisar antara 5 hingga 6,5 jam, tergantung kondisi fisik, cuaca, dan ritme pendaki. Sepanjang jalur, pendaki akan disuguhi vegetasi rapat, udara sejuk, serta beberapa titik istirahat alami.
BACA JUGA: 10 Kuliner Aceh Paling Populer yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Serambi Mekkah
Dari puncak Gunung Sago, pengunjung dapat menikmati panorama luas berupa lembah, perbukitan, serta lanskap khas Sumatera Barat. Pada kondisi cuaca cerah, pemandangan matahari terbit dan lautan awan menjadi daya tarik tersendiri.
Selain pendakian, kawasan Gunung Sago juga berpotensi dikembangkan untuk wisata alam dan edukasi, fotografi lanskap, camping dan kegiatan outdoor, serta wisata berbasis desa dan budaya lokal.
(mc/ril)





