Estimasi Waktu Mendaki Tektok Gunung Merbabu via Wekas

Pemandangan dari Gunung Merbabu (Mounture.com/Ayyfitria)

Mounture.com — Gunung Merbabu yang berada di tiga wilayah, yaitu Semarang, Boyolali, dan Magelang, Jawa Tengah merupakan salah satu taman nasional yang populer di kalangan pendaki. Gunung dengan ketinggian 3.145 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu memiliki lima jalur pendakian resmi, yakni Thekelan, Cuntel, Wekas, Suwanting, dan Selo.

Kendati memiliki ketinggian yang mencapai 3.000 mdpl, namun Gunung Merbabu seringkali dipakai oleh pendaki untuk melakukan pendakian tanpa melakukan camp alias tektok. Adapun pendakian tektok terbilang lebih menguras tenaga, dan juga mental.

Pendakian tektok kerap kali dilakukan pendaki untuk mencari sensasi tersendiri. Hal itu pula yang dilakoni oleh salah satu pemilik akun instagram Alif Kurniawan (@alifkurniawan3) yang melakukan pendakian tektok Gunung Merbabu via Wekas, beberapa waktu lalu.

Sebelum menuju ke basecamp Wekas, dia menyarankan agar kendaraan yang akan digunakan menuju ke basecamp dalam keadaan baik. Sebab, jalan menuju ke basecamp terbilang sulit. Untuk Simaksi Gunung Merbabu dikenakan biaya sebesar Rp15 ribu per orang, dan parkir motor diberi tarif Rp2.000 per satu motor.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya melakukan pendakian tektok itu dimulai pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. “Karena suka suasana hutan di malam hari yang syahdu,” jelas dia.

Perjalanan awal dia lakukan dari Basecamp – Pos Bayangan 1 yang ditempuh selama 30 menit perjalanan. “Ada makam di kiri jalur. Trek awal masih jalur makadam lalu berubah ke jalur tanah,” ungkap Alif.

Lalu, dia melanjutkan perjalanan dari Pos Bayangan 1 – Pos 1 yang ditempuh selama 12 menit, dengan kondisi trek masih terbilang normal dengan kemiringan yang wajar. Selanjutnya, dari Pos 1 – Pos Bayangan 2 ditempuh selama 45 menit, yang mana trek sudah mulai menanjak, dan di jalur akan ada beberapa titik tanah lembab.

Kemudian dari Pos bayangan 2 – Pos 2 ditempuh selama 70 menit, di mana untuk menuju ke Pos 2 pendaki akan menemui banyak bonus. “Hati-hati di sebelah kiri ada tebing (kedalaman kurang lebih 3 – 5 meter), tetap merapat ke kanan ketika naik, dan merapat ke kiri ketika turun. Air tersedia di Pos 2,” jelas Alif.

Beranjak dari Pos 2 menuju ke Pos 3 ditempuh 60 menit perjalanan, dengan banyaknya trek berupa tanjakan tajam. Tidak jauh dari Pos 3 ini, nanti akan ada pertemuan jalur antara Wekas, Chuntel, dan Thekelan.

Melanjutkan perjalanan dari Pos 3 – Air belerang sekitar 50 menit. “Kami mengambil jalur ke kanan (menuruni punggungan) menuju ke air belerang, jarang dilalui oleh pendaki karena jalur alternatif lain (percabangan jalur), kebanyakan pendaki lewat ke kiri melalui tanjakan setan. Pendaki yang belum paham jalur harap ambil jalur kiri yang biasa karena ditakutkan tersesat,” tulisnya.

Sesampainya di Air belerang perjalanan dilanjutkan ke Puncak Triangulasi dan Kenteng Songo dengan jarak tempuh selama 85 menit. Kemudian, dari dua puncak Gunung Merbabu itu, Alif lalu kembali turun ke Basecamp Wekas yang ditempuh kurang lebih 4 jam 40 menit.

“Waktu trek bisa berbeda tergantung beban yang dibawa dan kemampuan fisik masing-masing. Kalau waktu itu kami hanya bawa daypack,” tutup Alif. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.