
Ilustrasi – Foto: Instagram/@iryanti917
Mounture.com — Intensitas hujan tinggi yang terus melanda wilayah Kabupaten Magetan beberapa pekan terakhir membuat pengelola jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu menetapkan status waspada.
Jika curah hujan sangat lebat, berlangsung terus-menerus, dan disertai angin kencang, jalur pendakian akan ditutup sementara demi keselamatan pendaki.
Asisten Perhutani (Asper) Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Mulyadi, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi cuaca setiap hari.
“Jalur akan langsung kami tutup jika terjadi hujan sangat lebat, berlangsung terus menerus, dan disertai angin,” ujarnya.
Saat ini, meski dalam fase waspada, jalur Cemoro Sewu masih dibuka untuk umum. Namun, petugas telah menyiapkan skenario penutupan darurat jika kondisi alam memburuk, demi mencegah risiko bagi para pendaki.
BACA JUGA: Artotel Wanderlust Hadirkan Program Semarak Akhir Tahun 2025 di Grand Dafam Ancol Jakarta
Diketahui, Gunung Lawu adalah gunung stratovulkanik yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan ketinggian sekitar 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Setidaknya ada lima jalur pendakian resmi ke puncak Lawu, termasuk via Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, Candi Cetho, Singolangu, dan Tambak.
Terdapat lima lokasi favorit pendaki di Gunung Lawu seperti Gupak Menjangan, Savana Kecil, Bulak Peperangan, puncak Hargo Dumilah, dan kawasan Hargo Dalem yang sarat dengan nilai spiritual.
Gunung Lawu juga memiliki sisi mistis dan mitos yang kuat, salah satunya terkait legenda Prabu Brawijaya V dan kisah petilasan di Lawu.
(mc/ril)





