0

Penumpang KA Jarak Jauh Naik 46% di Libur Iduladha

  • 12 Juli 2022 07:14

Ilustrasi Kereta Api (dok. KAI)

Mounture.comPT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat selama periode libur Hari Raya Iduladha yakni 8-10 Juli 2022 telah melayani sebanyak 398.260 pelanggan atau rata-rata 132.753 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh.

Pada periode tersebut, KAI mengoperasikan rata-rata 229 perjalanan KA Jarak Jauh per hari. Adapun angka tersebut naik 46 persen dibanding rata-rata volume pelanggan KA Jarak Jauh pada Juni 2022 yakni 90.913 pelanggan per hari.

“Secara keseluruhan, perjalanan kereta api dengan lancar dan pelanggan telah mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh masyarakat yang telah menggunakan angkutan kereta api selama masa libur Iduladha tahun ini,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

ADapun rute favorit pelanggan pada periode libur Iduladha yaitu Jakarta – Bandung pp, Jakarta – Yogyakarta pp, Jakarta – Surabaya pp, Jakarta – Semarang pp, Jakarta – Purwokerto pp, Jakarta – Kutoarjo pp, Jakarta – Cirebon pp, Surabaya – Yogyakarta pp, Surabaya – Semarang pp, Surabaya – Jember pp, Surabaya – Madiun pp, dan lainnya.

Joni mengatakan, antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api di masa libur Iduladha ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk naik kereta api sudah mulai tumbuh.

“Masyarakat tidak perlu khawatir saat akan naik kereta api dikarenakan KAI selalu menerapkan protokol kesehatan bagi para pelanggan sejak awal pandemi,” ujarnya.

Ia mengatakan, KAI juga terus mengajak kepada masyarakat agar ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan. Untuk melindungi diri dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di kereta api dan stasiun, pelanggan dapat segera melaporkan ke petugas. Petugas akan segera melakukan tindakan tegas terhadap laporan yang diberikan.

Sebagai langkah proaktif dan antisipatif terhadap kasus pelecehan seksual di layanan KAI, KAI telah melakukan kampanye serentak anti kekerasan seksual di seluruh wilayah kerja KAI. Di samping itu, KAI juga secara rutin melakukan announcement terkait pelecehan seksual di stasiun dan kereta api.

“KAI Group konsisten melawan terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kereta api. Kami juga akan membantu korban untuk melakukan langkah hukum,” tutur Joni. (MC/RIL)