
Landscape Summit Gunung Rinjani – Foto: Kemenparekraf
Mounture.com — Usai ditutup untuk pemulihan ekosistem, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengumumkan pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka mulai 3 April 2025.
Berdasarkan pengumuman resmi dari Balai TN Gunung Rinjani dengan Nomor: PG.5/BTNGR/TU/KSA.5.1/B/03/2025, pendakian ke enam destinasi wisata alam pendakian serta satu destinasi wisata alam non-pendakian akan dibuka kembali.
“Kuota pendakian akan diberlakukan sebesar 100% dari kuota normal, dengan durasi maksimal pendakian selama 4 hari 3 malam,” kata Kepala Balai TN Gunung Rinjani, Yarman.
Adapun bagi wisatawan yang ingin berkunjung, TN Gunung Rinjani menerapkan jam operasional Senin – Minggu pukul 09.00 – 15.00 WITA untuk destinasi wisata alam non-pendakian.
Sedangkan untuk wisata alam pendakian jam operasionalnya Senin – Minggu dengan jam cek-in pukul 07.00 – 15.00 WITA, dan cek-out 07.00 – 21.00 WITA (setelah konfirmasi khusus dengan petugas).
BACA JUGA:
Perawatan Kulit setelah Mendaki Gunung
Gunung Guntur di Garut: Pesona Alam dan Tantangan Pendakian
Registrasi atau booking online kunjungan wisata alam pendakian dapat dilakukan melalui aplikasi eRinjani, yang tersedia di Playstore, mulai 25 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.
Aturan Baru dalam Pendakian
Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pendaki, terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi, antara lain:
– Semua aktivitas pendakian wajib mengikuti Revisi III Standar Operasional Prosedur Pendakian TN Gunung Rinjani, sesuai SK Kepala Balai TN Gunung Rinjani Nomor: SK.42/T.39/TU/KSA/04/2024.
– Kunjungan wisata alam non-pendakian tetap mengikuti Panduan Umum Kunjungan Wisata Alam Non-Pendakian, sesuai SK Kepala Balai TN Gunung Rinjani Nomor: SK.104/T.39/TU/KSA/07/2020.
– Setiap pendaki wajib membawa wadah ulang-alik (reuse dan refill) untuk mengurangi sampah dalam mendukung program “Go Rinjani Zero Waste 2025”.
– Aturan ini berlaku hingga evaluasi lebih lanjut yang akan dilakukan secara berkala.
(mc/ril)