
Foto: TN Kerinci Seblat
Mounture.com — Para pendaki kini memiliki alternatif baru untuk menaklukkan Gunung Kerinci (3.805 mdpl). Jalur pendakian via Bangun Rejo, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), resmi dibuka dan dinilai lebih landai serta menawarkan keindahan ekosistem yang beragam dibandingkan jalur populer via Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Haidir, mengatakan jalur pendakian baru ini memang membutuhkan waktu tempuh lebih lama, namun memberikan pengalaman berbeda karena langsung menyuguhkan hutan rimba asli dan alami.
“Kalau jalur yang sudah ada (di provinsi tetangga) itu lebih ekstrem dan terjal. Tapi di sini lebih landai dan ekosistemnya lebih beragam,” katanya.
Berbeda dengan jalur Kersik Tuo yang melewati ladang masyarakat sebelum memasuki hutan, jalur Solsel langsung membawa pendaki ke hutan lebat, hutan lumut, hingga kawasan dengan vegetasi yang masih sangat asri. Karena masih baru, jalur ini relatif bersih dan belum banyak dilalui pendaki.
BACA JUGA: Ramalan Zodiak Pendaki Agustus 2025: Energi Baru untuk Petualangan di Gunung
Saat ini, pendakian via Bangun Rejo membutuhkan waktu tempuh empat hari tiga malam. Namun dengan pengembangan infrastruktur pendakian, jalur ini ditargetkan dapat ditempuh lebih singkat, yakni dua hari satu malam.
Kepala Seksi Wilayah IV TNKS, Hadinata Karyadi, menambahkan bahwa harga tiket masuk jalur Solsel saat ini sebesar Rp100 ribu karena durasi perjalanan masih panjang. Nantinya, harga tiket akan disesuaikan jika waktu tempuh lebih singkat.
“Izin masuk ada di visitor center. Biayanya sekitar Rp100 ribu karena empat hari tiga malam. Tapi nanti dengan waktu tempuh yang dipotong, biayanya juga ikut dikurangi,” jelasnya.
Dengan dibukanya jalur pendakian via Solsel ini, para pendaki memiliki opsi baru untuk menjelajahi keindahan Gunung Kerinci dengan tantangan berbeda sekaligus pengalaman lebih dekat dengan ekosistem hutan yang masih alami.
(mc/ril)