
Foto: Desa Tumbang Lapan
Mounture.com — Kabar penting bagi masyarakat dan pendaki yang berencana berkunjung ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam, Kalimantan Barat. Balai KSDA Kalimantan Barat menutup sementara seluruh kegiatan wisata alam di kawasan tersebut mulai 1 hingga 30 Oktober 2026.
Penutupan TWA Gunung Kelam dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain faktor kondisi cuaca dan tingkat kerawanan kebakaran, penutupan juga dimanfaatkan untuk melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana di jalur pendakian.
Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat maupun pendaki diminta tidak melakukan aktivitas wisata alam dan pendakian di kawasan TWA Gunung Kelam selama periode penutupan.
“Untuk sementara, kegiatan wisata alam TWA Gunung Kelam ditutup mulai 1–30 Oktober 2026,” demikian informasi dalam pengumuman Balai KSDA Kalimantan Barat.
Penutupan ini menjadi bagian dari upaya pengelola untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengancam ekosistem dan aktivitas wisata di Gunung Kelam.
Selain aspek pencegahan karhutla, pemeliharaan sarana dan prasarana jalur pendakian juga menjadi pertimbangan dalam keputusan tersebut. Dengan demikian, masa penutupan diharapkan dapat digunakan untuk memastikan kondisi fasilitas dan jalur tetap mendukung aktivitas wisata ketika kawasan kembali dibuka.
BACA JUGA: Tomohon Jazz Festival 2026 Digelar Oktober, Hadirkan Kahitna hingga Kunto Aji
Bagi pendaki yang telah memiliki rencana menuju Gunung Kelam pada Oktober 2026, sebaiknya menunda perjalanan hingga ada informasi resmi mengenai pembukaan kembali kawasan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan aktivitas pendakian selama periode penutupan. Selain untuk keselamatan pengunjung, kepatuhan terhadap kebijakan tersebut penting untuk membantu pengelola melakukan upaya pencegahan karhutla dan pemeliharaan kawasan.
Informasi mengenai pembukaan kembali TWA Gunung Kelam akan disampaikan melalui media resmi Balai KSDA Kalimantan Barat. Pendaki dan calon pengunjung disarankan memantau informasi terbaru sebelum merencanakan perjalanan ke kawasan tersebut.
Pendaki diharapkan menunggu pengumuman resmi sebelum kembali melakukan aktivitas di TWA Gunung Kelam. Langkah tersebut penting agar kegiatan wisata dapat berlangsung dengan aman sekaligus menjaga kelestarian kawasan alam Gunung Kelam.
(mc/mg)





