
(Foto: dok. Trubus.id)
Mounture.com — Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) resmi mengumumkan penutupan sementara kegiatan pendakian dalam rangka peringatan Hari Raya Iduladha 1447 H.
Penutupan pendakian diberlakukan selama dua hari, mulai 27 hingga 28 Mei 2026. Kebijakan ini dilakukan guna mendukung kelancaran perayaan Iduladha sekaligus menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban kawasan konservasi.
Selama masa penutupan, seluruh aktivitas pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tidak diperbolehkan.
Pihak pengelola mengimbau para calon pendaki untuk selalu memantau informasi resmi sebelum melakukan perjalanan ke gunung yang menjadi salah satu destinasi favorit pendaki di Pulau Jawa tersebut.
Selain itu, pendaki juga diminta melakukan booking online sesuai prosedur yang berlaku dan memastikan seluruh data registrasi diisi dengan benar untuk menghindari kendala saat proses verifikasi di lapangan.
BACA JUGA: Registrasi Pendakian Gunung Merbabu Juni 2026 Resmi Dibuka
Pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap jasa perantara atau calo pendakian yang tidak resmi.
Seluruh proses perizinan pendakian hanya dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditentukan oleh pengelola taman nasional.
Kesadaran pendaki dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan konservasi, terutama saat momentum libur panjang dan hari besar keagamaan.
Selain mematuhi aturan registrasi, pendaki juga diminta tetap menjaga etika selama berada di kawasan gunung, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi seluruh aturan konservasi.
Gunung Gede Pangrango dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia dengan ekosistem hutan pegunungan yang masih terjaga dan menjadi habitat berbagai flora serta fauna endemik.
Dengan adanya penutupan sementara ini, diharapkan aktivitas perayaan Iduladha dan pengelolaan kawasan konservasi dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
(mc/ril)







