Pendaki Gunung Rajabasa Wajib Bawa Headlamp dan Jas Hujan, Ini Aturan Terbarunya

Gunung Rajabasa

Mounture.com — Pengelola jalur pendakian Gunung Rajabasa 1282 MDPL kini menerapkan aturan perlengkapan wajib bagi seluruh pendaki. Pengelola menegaskan bahwa kebijakan ini diberlakukan demi keselamatan dan kenyamanan bersama, mengingat kondisi cuaca dan alam di kawasan gunung yang dapat berubah secara tiba-tiba.

Melalui pengumuman resmi, pengelola Wisata Alam Gunung Rajabasa, menekankan bahwa aturan ini bukan untuk membatasi aktivitas pendakian, melainkan sebagai langkah preventif agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan selama perjalanan naik maupun turun gunung.

Setiap pendaki diwajibkan membawa perlengkapan keselamatan berikut sebelum melakukan pendakian:

– Sepatu gunung atau sepatu trekking (sangat disarankan)

– Headlamp atau lampu kepala

– Jas hujan (raincoat atau ponco)

Selain itu, pendaki juga disarankan membawa baju ganti cadangan yang disimpan dalam plastik atau dry bag untuk menjaga pakaian tetap kering saat terjadi hujan.

BACA JUGA: Jalur Pendakian Banyak Ditutup Awal Tahun, Ini Alasan Gunung Tidak Dibuka untuk Pendaki

Pengelola menegaskan bahwa pendaki yang tidak membawa headlamp dan jas hujan tidak akan diperbolehkan melakukan pendakian di Gunung Rajabasa 1282 MDPL. Pemeriksaan perlengkapan akan dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan pengunjung.

Kebijakan ini sejalan dengan imbauan keselamatan pendakian di musim cuaca tidak menentu, di mana hujan, kabut tebal, dan kondisi jalur licin kerap terjadi di kawasan Gunung Rajabasa.

Pengelola Wisata Alam Gunung Rajabasa mengajak seluruh pendaki untuk mengedepankan kesiapan dan tanggung jawab. Mendaki gunung tidak hanya mengandalkan semangat, tetapi juga persiapan perlengkapan dan mental yang matang.

Selain keselamatan pribadi, pendaki juga diharapkan ikut menjaga kelestarian alam Gunung Rajabasa dengan mematuhi aturan dan tidak meninggalkan sampah di jalur pendakian.

(mc/ril)