
Foto: Kemenhub
Mounture.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengajak masyarakat untuk memantau pergerakan Angkutan Lebaran 2026, baik arus mudik maupun arus balik, secara real time melalui Nusantara Hub – Live Streaming.
Kanal ini disediakan sebagai sumber informasi resmi agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini di lapangan secara langsung dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau informasi yang belum terverifikasi.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat memantau berbagai informasi penting selama periode mudik Lebaran, mulai dari kondisi lalu lintas hingga situasi di berbagai simpul transportasi.
Pemantauan pergerakan transportasi tersebut didukung oleh Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, yang menjadi pusat koordinasi nasional selama masa Angkutan Lebaran.
Melalui Nusantara Hub, masyarakat bisa memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di jalur utama mudik, situasi transportasi di berbagai moda, informasi cuaca, serta titik-titik rawan kemacetan dan kepadatan.
Dengan adanya sistem pemantauan ini, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari potensi kepadatan di jalur mudik maupun balik.
BACA JUGA: 5 Kuliner Khas Purworejo yang Wajib Dicoba, dari Kupat Tahu hingga Dawet Unik
Nusantara Hub merupakan platform digital terpadu milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang mendukung layanan transportasi lintas moda.
Platform ini juga digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk layanan mudik gratis, sehingga proses pelayanan transportasi menjadi lebih aman, transparan, dan terintegrasi.
Dengan sistem digital tersebut, koordinasi antar moda transportasi selama periode mudik Lebaran dapat berjalan lebih efektif.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan pelayanan transportasi selama masa angkutan Lebaran berjalan dengan baik.
“Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik dan balik dapat berjalan dengan baik,” ujar Menhub.
BACA JUGA: Tips Menggunakan Handy Talkie saat Pendakian Gunung
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran). Pada periode tersebut terjadi peningkatan pergerakan di hampir seluruh moda transportasi.
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Karena itu masyarakat diimbau untuk memantau kondisi perjalanan secara berkala melalui kanal resmi pemerintah agar dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan menghindari kemacetan.
Masyarakat dapat memantau kondisi perjalanan mudik melalui layanan resmi berikut Nusantara Hub – Live Streaming: https://nusantara.kemenhub.go.id/layanan/info-mudik/live-streaming atau contact Center Kemenhub: 151.
Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara langsung sehingga bisa menentukan rute perjalanan, memilih waktu keberangkatan yang tepat, serta menghindari kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
(mc/ril)






