
Mounture.com — Kabar baik bagi para pendaki yang ingin melakukan pendakian tektok Gunung Slamet via Sawangan. Jalur pendakian tersebut akan kembali membuka layanan pendakian tektok mulai 5 September 2026.
Pembukaan kembali pendakian tektok ini disertai sejumlah pembaruan peraturan yang wajib diperhatikan calon pendaki, khususnya terkait persyaratan usia, penggunaan guide bagi pendaki di bawah umur, hingga waktu registrasi di basecamp.
Dengan adanya aturan terbaru tersebut, pendaki disarankan memahami seluruh ketentuan sebelum berangkat agar proses registrasi dan pendakian berjalan lancar.
Salah satu aturan terbaru yang diberlakukan adalah pendaki yang melakukan tektok Gunung Slamet via Sawangan wajib memiliki KTP dan berusia minimal 18 tahun.
Sementara itu, pendaki tektok yang belum berusia 18 tahun atau belum memiliki KTP tetap diperbolehkan melakukan pendakian dengan ketentuan wajib menggunakan pendamping profesional atau guide lokal. Aturan tersebut berlaku untuk seluruh pendakian, kecuali aktivitas hiking hingga Pos 2.
Bagi pendaki yang menggunakan jasa guide, pihak basecamp juga menetapkan persyaratan tambahan. Setiap guide wajib melampirkan sertifikat guide atau sertifikat pendakian gunung lainnya sebagai bagian dari ketentuan pendampingan.
BACA JUGA: Perhutani Ingatkan Larangan Pendakian Gunung di Jawa Barat Selama Musim Kemarau
Selain persyaratan pendaki dan guide, terdapat perubahan atau penegasan mengenai waktu registrasi untuk pendakian tektok. Jam registrasi tektok dibuka mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB.
Pendaki yang ingin melakukan tektok disarankan datang sesuai dengan waktu registrasi yang telah ditentukan dan mempersiapkan seluruh persyaratan sebelum tiba di basecamp.
Untuk mendukung kebutuhan pendaki, informasi dari basecamp juga menyebutkan adanya ketentuan jam operasional klinik. Khusus malam Sabtu dan malam Minggu, klinik beroperasi hingga pukul 24.00 WIB.
Pendaki sebaiknya memperhatikan waktu operasional tersebut, terutama jika membutuhkan pemeriksaan atau layanan kesehatan sebelum memulai perjalanan.
Pendakian tektok Gunung Slamet via Sawangan akan kembali dibuka seperti biasa mulai malam Sabtu dan malam Minggu, serta pada tanggal merah atau hari libur nasional lainnya.
Dengan dibukanya kembali layanan tektok, pendaki memiliki pilihan untuk melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Slamet tanpa harus bermalam di jalur pendakian.
Namun, pendakian tektok tetap membutuhkan persiapan fisik yang matang. Pendaki harus memperhitungkan durasi perjalanan, kondisi cuaca, medan, serta kemampuan fisik masing-masing.
BACA JUGA: 9 Taman Nasional Tutup Pendakian Mulai September 2026, Ini Aturan Terbarunya
Bagi pendaki yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pendakian tektok, calon pendaki dapat menghubungi pihak basecamp melalui nomor WhatsApp berikut:
– WhatsApp 1: 085119472681
– WhatsApp 2: 082314924630
Sebelum berangkat, pendaki sebaiknya melakukan konfirmasi kembali kepada pihak basecamp mengenai kondisi jalur, persyaratan terbaru, kuota, serta ketentuan pendakian.
Berikut beberapa poin penting aturan terbaru pendakian tektok:
– Pendakian tektok kembali dibuka mulai 5 September 2026.
– Pendaki tektok wajib memiliki KTP dan berusia minimal 18 tahun.
– Pendaki di bawah umur atau belum memiliki KTP wajib menggunakan pendamping profesional atau guide lokal.
– Ketentuan pendampingan berlaku untuk seluruh pendakian, kecuali hiking hingga Pos 2.
– Guide wajib melampirkan sertifikat guide atau sertifikat pendakian gunung lainnya.
– Registrasi tektok berlangsung pukul 18.00–24.00 WIB.
– Klinik khusus malam Sabtu dan malam Minggu beroperasi hingga pukul 24.00 WIB.
– Pendakian tektok dibuka pada malam Sabtu, malam Minggu, dan tanggal merah lainnya.
Dengan adanya pembaruan aturan tersebut, pendaki diharapkan tidak hanya mempersiapkan perlengkapan dan kondisi fisik, tetapi juga memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sebelum menuju Basecamp Sawangan.
(mc/pd)





