Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Kunjungan ke TNGGP Tembus 8.549 Orang, Jalur Situgunung dan Cibodas Terbanyak

Pendakian Gede Pangrango

(Foto: dok. Trubus.id)

Mounture.com — Jumlah kunjungan wisata ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengalami peningkatan selama masa libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.

Berdasarkan data statistik kunjungan periode 14 hingga 24 Maret 2026, total pengunjung tercatat mencapai 8.549 orang. Mayoritas kunjungan didominasi oleh wisata alam dibandingkan aktivitas berkemah.

Dari total tersebut, 8.516 orang atau 99,6 persen tercatat melakukan kegiatan wisata alam, sedangkan 33 orang atau 0,4 persen melakukan kegiatan berkemah. Data kunjungan ini diambil pada 24 Maret 2026 pukul 18.30 WIB.

Jika dilihat dari data harian, jumlah kunjungan wisata di kawasan Gunung Gede Pangrango mengalami peningkatan signifikan menjelang akhir periode libur.

Jumlah pengunjung per hari tercatat sebagai berikut:

– 14 Maret: 127 wisatawan – 11 berkemah
– 15 Maret: 155 wisatawan – 0 berkemah
– 16 Maret: 101 wisatawan – 1 berkemah
– 17 Maret: 112 wisatawan – 1 berkemah
– 18 Maret: 213 wisatawan – 0 berkemah
– 19 Maret: 444 wisatawan – 9 berkemah
– 20 Maret: 0 wisatawan – 0 berkemah
– 21 Maret: 682 wisatawan – 0 berkemah
– 22 Maret: 2.032 wisatawan – 10 berkemah
– 23 Maret: 3.437 wisatawan – 1 berkemah
– 24 Maret: 1.213 wisatawan – 0 berkemah

Puncak kunjungan terjadi pada 23 Maret 2026 dengan total 3.437 wisatawan dalam satu hari.

BACA JUGA: Praktis untuk Pendaki: 7 Gunung di Jawa yang Bisa Dijangkau dari Stasiun Kereta

Berdasarkan distribusi pengunjung di beberapa pintu masuk kawasan TNGGP, jalur Situgunung dan Cibodas menjadi titik kunjungan terbanyak.

Rincian jumlah pengunjung berdasarkan lokasi yaitu Situgunung: 4.204 orang, Cibodas: 3.934 orang, Selabintana: 199 orang, Bodogol: 80 orang, Cimande: 77 orang, Mandalawangi: 29 orang, Cisarua: 21 orang, dan Pasir Hantap: 5 orang.

Data tersebut menunjukkan bahwa dua kawasan wisata utama, yaitu Situgunung dan Cibodas, menjadi destinasi favorit pengunjung selama periode libur panjang.

Dari sisi klasifikasi pengunjung, kunjungan ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih didominasi oleh wisatawan domestik. Tercatat sebanyak 8.237 orang pengunjung umum (96,3 persen), dan 280 orang pelajar (3,3 persen).

Sementara itu, jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung tercatat sebanyak 32 orang atau sekitar 0,4 persen dari total pengunjung.

Dominasi wisatawan domestik ini menunjukkan bahwa kawasan Gunung Gede Pangrango masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit bagi masyarakat Indonesia, terutama saat musim libur panjang seperti Nyepi dan Lebaran.

(mc/ril)