
Mounture.com — Pendaki yang berencana mendaki Gunung Slamet via Bambangan, Purbalingga, Jawa Tengah, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan ini disampaikan pengelola Basecamp Pendakian 3428 MDPL Bambangan seiring kondisi kemarau yang masih berlanjut dan berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Melalui pengumuman kewaspadaan kebakaran hutan, pengelola mengingatkan pendaki agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, baik selama perjalanan maupun saat beristirahat di area pendakian.
Salah satu larangan yang ditekankan adalah membuang puntung rokok sembarangan. Pendaki juga tidak diperbolehkan membuat api unggun dengan alasan apa pun, termasuk membakar sampah atau vegetasi di kawasan pendakian.
Imbauan tersebut penting diperhatikan karena vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat lebih mudah terbakar. Api kecil sekalipun berpotensi memicu kebakaran apabila mengenai rumput, semak, atau material kering di sekitarnya.
BACA JUGA: Kebakaran Hutan Gunung Sumbing, Seluruh Jalur Pendakian via Wonosobo Ditutup
Selain melarang api unggun, pengelola Basecamp Bambangan mengingatkan pendaki untuk berhati-hati ketika memasak selama pendakian.
Pendaki diminta menggunakan api secara bijak dan tidak memasak di dekat rumput, semak, maupun benda lain yang mudah terbakar. Area memasak perlu dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan potensi penyebaran api.
Pengelola juga menegaskan larangan membakar sampah atau vegetasi. Sampah yang dibawa selama pendakian sebaiknya dikemas dan dibawa turun untuk dibuang di tempat yang sesuai.
Langkah pencegahan tersebut menjadi tanggung jawab bersama. Selain menjaga keselamatan pendaki, upaya ini diperlukan untuk melindungi ekosistem hutan Gunung Slamet dari ancaman kebakaran.
Pengelola Basecamp Pendakian 3428 MDPL Bambangan meminta pendaki segera melapor apabila melihat asap atau menemukan titik api di jalur pendakian maupun kawasan sekitarnya.
Laporan dapat disampaikan kepada petugas basecamp agar informasi tersebut bisa segera ditindaklanjuti.
Berikut nomor darurat Basecamp Pendakian Bambangan yang tercantum dalam pengumuman:
– Nomor emergency: 085741014048
Pendaki diharapkan menyimpan nomor tersebut sebelum memulai perjalanan. Jika menemukan indikasi kebakaran, berikan informasi lokasi sejelas mungkin kepada petugas dan jangan mengambil risiko dengan mendekati atau mencoba memadamkan api yang membesar tanpa perlengkapan serta kemampuan yang memadai.
Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan bukan sekadar mematuhi larangan pengelola, melainkan bagian dari etika pendakian. Selama kondisi kemarau masih berlangsung, pendaki perlu memastikan aktivitasnya tidak memicu kebakaran yang dapat membahayakan manusia, satwa, dan kelestarian hutan Gunung Slamet.
(mc/mg)





