
Foto: Traveloka
Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong, Blitar, ditutup sementara mulai 1 September 2026. Penutupan dilakukan menyusul terjadinya kebakaran hutan di kawasan Gunung Butak.
Informasi penutupan tersebut disampaikan melalui akun Instagram @buthakvia_sirken. Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa jalur pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong ditutup sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan.
“Penutupan dikarenakan akibat kebakaran hutan di kawasan Gunung Butak,” demikian informasi yang disampaikan pengelola.
Pendaki yang berencana melakukan perjalanan ke Gunung Butak diimbau untuk menunda aktivitas pendakian selama masa penutupan demi keselamatan dan menjaga kelestarian kawasan hutan.
Penutupan jalur Gunung Butak via Sirah Kencong berlaku mulai 1 September 2026. Belum ada informasi mengenai kapan jalur tersebut akan kembali dibuka. Karena itu, calon pendaki disarankan tidak memaksakan diri untuk melakukan pendakian selama jalur masih dinyatakan tutup.
Kebijakan ini juga menjadi langkah untuk memberikan kesempatan bagi kawasan yang terdampak kebakaran agar dapat dipulihkan serta mencegah risiko keselamatan bagi pendaki.
BACA JUGA: Gunung Rinjani Dibuka Terbatas, Booking eRinjani Dihentikan Sementara
Untuk diketahui, Gunung Butak memiliki ketinggian 2.868 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada di kawasan perbatasan Kabupaten Blitar dan Kota Batu, Jawa Timur. Gunung ini merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Putri Tidur bersama Gunung Panderman dan Gunung Kawi.
Salah satu jalur pendakiannya adalah via Sirah Kencong yang berada di wilayah Kabupaten Blitar. Pendakian diawali dari kawasan Perkebunan Teh Sirah Kencong sebelum berlanjut menuju kawasan Wukir Negoro.
Perjalanan dari kawasan Kebun Teh Sirah Kencong menuju Wukir Negoro membutuhkan waktu sekitar 75 menit, sedangkan keseluruhan pendakian hingga puncak umumnya membutuhkan waktu sekitar 7–9 jam, tergantung kondisi dan kecepatan pendaki.
Jalur Sirah Kencong dikenal menawarkan suasana perkebunan teh, hutan yang masih asri, serta udara sejuk khas kawasan perbukitan.
Dibandingkan sejumlah jalur lainnya, jalur ini juga memiliki sejumlah bagian yang cukup menanjak sehingga tetap membutuhkan persiapan fisik dan perlengkapan pendakian yang memadai.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Larang Pendakian Gunung di Jawa Barat Selama Musim Kemarau
Dengan adanya kebakaran hutan di kawasan Gunung Butak, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penutupan jalur pendakian. Pendaki yang sudah memiliki rencana perjalanan ke Gunung Butak via Sirah Kencong sebaiknya menunggu informasi terbaru mengenai pembukaan kembali jalur.
Sebelum melakukan pendakian, calon pendaki juga perlu memastikan kondisi jalur dan mengikuti ketentuan yang diberlakukan pengelola kawasan. Gunung Butak via Sirah Kencong saat ini ditutup sementara mulai 1 September 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan akibat kebakaran hutan.
Semoga kawasan Gunung Butak segera pulih dan tetap lestari sehingga kembali aman untuk dikunjungi para pendaki.
(mc/pd)





