
Foto: Merapi Merbabu de Trail
Mounture.com — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) mengumumkan penutupan sementara dua jalur pendakian Gunung Merbabu pada Oktober 2026. Penutupan tersebut mencakup Jalur Pendakian Thekelan dan Wekas sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PG. 09/T.35/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang dikeluarkan di Boyolali pada 28 September 2026.
Penutupan juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).
Dalam pengumumannya, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menetapkan jadwal penutupan berbeda untuk kedua jalur tersebut. Jalur Pendakian Thekelan ditutup sementara mulai 1-4 Oktober 2026. Sementara itu, Jalur Pendakian Wekas ditutup mulai 5-31 Oktober 2026.
Selama periode penutupan, seluruh aktivitas pendakian, camping, maupun kunjungan wisata melalui kedua jalur tersebut tidak dapat dilayani.
Dengan demikian, calon pendaki yang telah memiliki rencana untuk mendaki Gunung Merbabu melalui Thekelan atau Wekas pada tanggal penutupan perlu melakukan penyesuaian jadwal.
BTNGMb juga mengimbau pengunjung untuk memilih jalur pendakian lain yang masih dibuka dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Kawah Ijen Buka Lagi 28 September, Pendaki Wajib Siapkan 3 Perlengkapan Ini
Selain memperhatikan jadwal penutupan, setiap calon pendaki Gunung Merbabu wajib melakukan booking online sebelum melakukan pendakian. Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi Taman Nasional Gunung Merbabu di www.tngunungmerbabu.org.
Pengunjung juga diwajibkan mematuhi protokol wisata pendakian yang berlaku. Hal tersebut termasuk menjaga keamanan, kebersihan, serta kelestarian kawasan selama berada di Taman Nasional Gunung Merbabu.
Penutupan sementara Jalur Thekelan dan Wekas ini menjadi salah satu langkah pengelola dalam mengantisipasi risiko karhutla, terutama di tengah kondisi sejumlah kawasan pegunungan yang sebelumnya terdampak kebakaran.
Bagi pendaki yang berencana melakukan perjalanan ke Gunung Merbabu pada Oktober 2026, penting untuk mengecek kembali status jalur dan melakukan booking sebelum keberangkatan.
(mc/mg)





