
Mounture.com — Kegiatan pendakian Gunung Lincing ditutup sementara mulai 19 Oktober 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mendukung upaya penanganan kebakaran dan perlindungan kawasan hutan.
Dengan adanya penutupan ini, calon pendaki diimbau untuk menunda rencana pendakian hingga jalur kembali dibuka secara resmi. Pendaki juga diharapkan mengikuti informasi terbaru dari pengelola kawasan dan tidak memaksakan diri untuk memasuki area yang ditutup.
BACA JUGA: Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup
Bagi pendaki yang telah melakukan pemesanan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI), pengelola memberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang atau reschedule setelah kegiatan pendakian kembali dibuka.
Hingga pengumuman ini diterbitkan, belum ada kepastian mengenai tanggal pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Lincing. Oleh karena itu, pendaki yang telah memiliki jadwal perjalanan diimbau untuk menyesuaikan rencana dan memantau pengumuman resmi dari pengelola.
Penutupan sementara ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan, terutama saat menghadapi ancaman kebakaran. Pengunjung diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api serta turut menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
Pendaki diharapkan mematuhi aturan penutupan demi keselamatan bersama dan mendukung proses penanganan kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo.
(mc/pd)





