Rantemario hingga Gandang Dewata, Ini 6 Puncak Gunung di Sulawesi

  • 19 October 2026 09:09
Rantemario

Foto: Gunung Bagging/Daniel Quinn

Mounture.com — Pulau Sulawesi menyimpan beragam destinasi pendakian dengan karakter alam yang beragam, mulai dari pegunungan berhutan lebat hingga puncak berbatu yang menantang. Sejumlah gunung di pulau ini juga memiliki ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Bagi pencinta kegiatan outdoor, gunung-gunung di Sulawesi menawarkan pilihan petualangan yang berbeda dari jalur pendakian populer di Jawa. Beberapa di antaranya bahkan memiliki akses yang relatif terpencil sehingga membutuhkan persiapan fisik, logistik, dan perencanaan perjalanan yang matang.

Berikut enam puncak gunung di Pulau Sulawesi yang menarik untuk diketahui.

1. Puncak Rantemario – Gunung Latimojong

Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Sulawesi. Puncak tertingginya bernama Rantemario, dengan ketinggian yang umum dicantumkan sekitar 3.478 mdpl. <Cite refs={[“turn827457search6”]}/>

Gunung ini menjadi salah satu tujuan penting bagi pendaki yang ingin menjelajahi puncak-puncak tertinggi di Indonesia. Selain memiliki ketinggian yang menonjol, kawasan Latimojong menawarkan medan pendakian yang menantang dan bentang alam pegunungan yang luas.

Untuk mencapai puncaknya, pendaki perlu mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan secara matang karena perjalanan membutuhkan stamina serta manajemen logistik yang baik.

2. Puncak Gandang Dewata – Gunung Gandang Dewata

Berada di Sulawesi Barat, Gunung Gandang Dewata memiliki ketinggian sekitar 3.037 mdpl dan dikenal sebagai gunung tertinggi di provinsi tersebut. Kawasannya termasuk dalam Taman Nasional Gandang Dewata. <Cite refs={[“turn827457search3″,”turn827457search5”]}/>

Gunung ini memiliki karakter pegunungan dengan hutan lebat, vegetasi beragam, dan medan yang menantang. Sejumlah bagian jalurnya memiliki kemiringan cukup curam sehingga pendakian membutuhkan persiapan serius.

Keberadaan hutan dan kekayaan hayati membuat Gandang Dewata tidak hanya menarik bagi pendaki, tetapi juga penting bagi pelestarian ekosistem di Sulawesi Barat.

BACA JUGA: 7 Daya Tarik Raja Ampat yang Bikin Wisatawan Betah Menjelajah Papua

3. Puncak Fuyul – Gunung Sojol

Gunung Sojol berada di Sulawesi Tengah, dengan kawasan yang membentang di sekitar Kabupaten Parigi Moutong dan Donggala. Dalam sejumlah referensi pendakian, gunung ini memiliki puncak yang dikenal sebagai Fuyul Sojol.

Gunung Sojol merupakan salah satu pilihan bagi pendaki yang ingin mengeksplorasi pegunungan di Sulawesi Tengah. Karakter kawasan yang relatif terpencil membuat perjalanan ke puncaknya memerlukan perencanaan rute, logistik, dan pendampingan yang memadai.

Ketinggian Gunung Sojol dapat berbeda dalam berbagai sumber. Karena itu, pendaki sebaiknya memeriksa referensi peta dan informasi pengelola setempat sebelum merencanakan ekspedisi.

4. Puncak Mosero-sero – Gunung Mekongga

Gunung Mekongga terletak di Sulawesi Tenggara dan memiliki ketinggian sekitar 2.620 mdpl berdasarkan informasi yang banyak digunakan dalam referensi pendakian.

Puncaknya dikenal dengan nama Mosero-sero, dengan karakter medan berbatu yang menjadi salah satu daya tarik kawasan ini. Gunung Mekongga juga berada di kawasan pegunungan dengan bentang alam karst dan hutan tropis.

Pendakian ke Mekongga membutuhkan persiapan yang baik, terutama dalam menghadapi medan yang menantang serta kondisi alam yang dapat berubah selama perjalanan.

BACA JUGA: Punya Panorama Waduk Jatiluhur, Gunung Lembu Jadi Pilihan Pendakian di Purwakarta

5. Puncak Klabat – Gunung Klabat

Gunung Klabat merupakan gunung tertinggi di Sulawesi Utara, dengan ketinggian sekitar 2.100 mdpl. Masyarakat setempat, khususnya di wilayah Tonsea, juga mengenalnya dengan nama Gunung Tamporok.

Gunung ini berada di dekat Airmadidi dan menjadi salah satu tujuan pendakian di Sulawesi Utara. Jalurnya menawarkan pengalaman menjelajahi hutan pegunungan sekaligus menikmati suasana alam yang berbeda dari kawasan perkotaan.

Meski ketinggiannya tidak mencapai 3.000 mdpl, pendakian Klabat tetap membutuhkan kesiapan fisik, perlengkapan sesuai kondisi cuaca, serta kepatuhan terhadap ketentuan jalur yang berlaku.

6. Puncak Ile-ile – Pegunungan Boliyohuto

Puncak Ile-ile berada di kawasan Pegunungan Boliyohuto, Provinsi Gorontalo, dengan ketinggian sekitar 2.065 mdpl berdasarkan informasi yang digunakan dalam referensi pendakian.

Jalur pendakiannya disebut berada di Kecamatan Sumalata dan dirintis oleh Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Motolomoia.

Kawasan ini menjadi alternatif bagi pendaki yang ingin mengenal karakter pegunungan Gorontalo. Sebelum melakukan perjalanan, pendaki perlu mencari informasi terbaru mengenai kondisi jalur, akses menuju titik awal pendakian, serta kebutuhan logistik.

Keenam puncak tersebut memperlihatkan beragam karakter pegunungan di Pulau Sulawesi. Namun, angka ketinggian dan penyebutan nama puncak dapat berbeda antar-referensi. Pendaki disarankan memeriksa sumber resmi atau peta topografi sebelum menjadikan informasi tersebut sebagai acuan perjalanan.

(mc/pd)