
Foto: Desa Bujung Manurung
Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Mambulilling di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, ditutup sementara mulai 10 Oktober hingga 10 November 2026. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi risiko kebakaran hutan akibat kemarau panjang sekaligus menjaga keselamatan pendaki dan kelestarian ekosistem kawasan.
Informasi penutupan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, @bbksda_sulsel.
Gunung Mambulilling merupakan salah satu tujuan pendakian yang berada di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Penutupan jalur pendakian ini menjadi langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan.
Dalam pengumuman tersebut, BBKSDA Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa penutupan sementara dilakukan sebagai upaya perlindungan kawasan konservasi sekaligus untuk mengurangi risiko yang dapat mengancam keselamatan pengunjung.
Kemarau panjang menjadi salah satu pertimbangan utama dalam kebijakan tersebut. Kondisi vegetasi yang lebih kering berpotensi meningkatkan kerawanan kebakaran hutan, sehingga aktivitas pendakian perlu dibatasi untuk meminimalkan risiko.
BACA JUGA: Panduan Pendakian Bukit Budug Asu 1.422 Mdpl, Rute, Akses, dan Waktu Tempuh
Meski periode penutupan telah ditetapkan selama satu bulan, pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Mambulilling akan dievaluasi berdasarkan sejumlah pertimbangan.
Evaluasi tersebut meliputi kondisi iklim, tingkat ancaman kebakaran hutan, aspek keselamatan pendaki, serta kebutuhan pemulihan ekosistem kawasan. Dengan demikian, pendaki diimbau untuk mematuhi pengumuman penutupan dan tidak memaksakan perjalanan selama jalur pendakian masih dinyatakan ditutup.
Masyarakat dan para pencinta kegiatan luar ruang juga diharapkan mendukung upaya perlindungan kawasan dengan mengutamakan keselamatan serta menjaga kelestarian lingkungan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai penutupan jalur pendakian Gunung Mambulilling, dapat menghubungi Call Center Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan di nomor 0811-4600-883.
Pendaki juga disarankan memantau pengumuman resmi dari pihak pengelola untuk mengetahui perkembangan kondisi kawasan dan informasi terbaru mengenai pembukaan kembali jalur pendakian.
(mc/mg)





