
Mounture.com — Kabar baik bagi pendaki Gunung Rinjani. Jalur pendakian Senaru Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) kembali dibuka mulai 3 Oktober 2026 setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran hutan.
Pembukaan kembali jalur pendakian Senaru dilakukan setelah proses pemadaman kebakaran serta evaluasi dan assessment bersama stakeholder terkait pada 30 September hingga 1 Oktober 2026.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani memastikan kondisi api telah padam sebelum jalur tersebut kembali dibuka untuk aktivitas pendakian.
Selain memastikan kondisi kebakaran telah tertangani, pengecekan juga dilakukan terhadap sarana dan prasarana pendakian untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.
BACA JUGA: Tektok Gunung Slamet via Permadi Guci Wajib Pakai Guide, Tarif Rp850 Ribu
Dengan dibukanya kembali jalur pendakian Senaru, pendaki kini dapat kembali melakukan perjalanan melalui salah satu jalur resmi pendakian Gunung Rinjani tersebut.
Jalur Senaru mulai dibuka pada 3 Oktober 2026. Sementara itu, proses registrasi atau booking online juga kembali tersedia mulai tanggal yang sama.
Pendaki dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi eRinjani yang tersedia di Play Store dan App Store. Registrasi online mulai dibuka pada 3 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA.
Pendaki yang hendak melakukan perjalanan melalui jalur Senaru disarankan memastikan proses booking telah dilakukan sesuai ketentuan sebelum menuju kawasan TN Gunung Rinjani.
Dibukanya kembali jalur Senaru membuat lima jalur wisata pendakian TN Gunung Rinjani kembali beroperasi. Kelima jalur tersebut meliputi Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik.
Sebelumnya, jalur Senaru sempat ditutup menyusul kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani. Setelah kondisi di lapangan dievaluasi dan dipastikan aman untuk kembali digunakan, aktivitas pendakian melalui jalur tersebut dapat dilanjutkan.
Pembukaan ini menjadi informasi penting bagi pendaki yang sebelumnya telah menunda atau menyesuaikan rencana perjalanan menuju Gunung Rinjani.
BACA JUGA: Mengenal Gunung Barujari, Gunungapi di Tengah Danau Segara Anak Rinjani
Meski jalur pendakian Senaru telah kembali dibuka, pendaki tetap diimbau mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan Gunung Rinjani.
Selain memperhatikan kondisi jalur dan mengikuti ketentuan pengelola, pendaki juga perlu menjaga kebersihan serta tidak meninggalkan sampah selama perjalanan.
Pendakian Gunung Rinjani juga perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab untuk membantu menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Dengan kembali beroperasinya jalur Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik, pendaki memiliki lebih banyak pilihan akses untuk menikmati kawasan Gunung Rinjani sesuai ketentuan yang berlaku.
(mc/pd)





