
Suasana di Coban Rondo – Foto: Mounture.com/Luchito Sangsoko
Mounture.com — Berkunjung ke Malang, Jawa Timur, rasanya belum lengkap jika belum menjelajahi wisata alam yang tersebar di kawasan pegunungannya. Salah satu destinasi yang bisa masuk daftar perjalanan adalah Coban Rondo, air terjun yang berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Berada di kawasan pegunungan dengan udara yang sejuk, Coban Rondo menawarkan pengalaman wisata yang cukup lengkap. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati panorama air terjun, tetapi juga mencoba berbagai aktivitas outdoor hingga bermalam di kawasan wisata.
Daya tarik utama Coban Rondo tentu saja air terjunnya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 84 meter dan berada pada kawasan dengan elevasi sekitar 1.134–1.135 mdpl. Lingkungan di sekitarnya didominasi pepohonan hijau sehingga suasana terasa sejuk dan asri.
Ketika berada di sekitar air terjun, pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan aliran air yang jatuh dari tebing. Percikan air juga ikut terbawa angin.
Semakin mendekati air terjun, semakin banyak titik air yang mengenai tubuh. Karena itu, jangan heran jika pakaian bisa menjadi sedikit basah ketika terlalu dekat dengan titik jatuh air.
Kondisi debit air juga dapat berbeda antara musim hujan dan kemarau. Pada musim hujan, aliran air biasanya terlihat lebih deras, sementara debit akan menurun ketika memasuki musim kemarau.
BACA JUGA: Menjelajah Banyuwangi, Ini 7 Tempat Wisata yang Wajib Kamu Datangi
Salah satu hal yang membuat Coban Rondo menarik bukan hanya air terjunnya, tetapi juga suasana alam di sekelilingnya. Pepohonan yang rindang dan udara dataran tinggi membuat kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari suasana perkotaan.
Lokasinya juga relatif mudah dijangkau dari kawasan Malang maupun Batu. Air Terjun Coban Rondo berada di Jalan Coban Rondo, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Malang dan sekitar 12 kilometer dari Kota Batu.
Salah satu patokan yang dapat digunakan wisatawan adalah pertigaan Patung Sapi di Pujon sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Coban Rondo.
Menariknya, liburan ke Coban Rondo tidak harus berakhir setelah melihat air terjun. Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan aktivitas. Wisatawan dapat menemukan camping ground, area pemancingan, jogging track, penginapan, lintasan sepeda gunung, Taman Labirin, hingga area pembibitan tanaman hutan.
Taman Labirin menjadi salah satu fasilitas yang cukup populer untuk wisatawan yang ingin berfoto sekaligus mencoba menemukan jalan keluar dari jalur berliku.
Selain itu, terdapat pula sejumlah aktivitas yang lebih memacu adrenalin. Wisatawan dapat mencoba ATV, berkuda, panahan, hingga offroad menggunakan jip, dengan tarif yang berbeda sesuai wahana dan paket yang dipilih.
Untuk aktivitas offroad, misalnya, paket yang tersedia dapat berbeda berdasarkan jumlah peserta, durasi, dan rute. Salah satu operator saat ini menawarkan paket safari fun offroad mulai Rp930.000 untuk grup tiga orang, yang sudah mencakup sejumlah fasilitas dalam paket tersebut.
Karena tarif wahana dapat berubah sesuai paket dan operator, sebaiknya pengunjung mengecek harga di loket atau kanal resmi sebelum melakukan aktivitas.
BACA JUGA: Liburan ke Purworejo? Ini 4 Destinasi Wisata yang Bisa Masuk Daftar
Buat yang sedang menghitung anggaran liburan, informasi tiket tentu menjadi salah satu hal penting.
Berdasarkan informasi yang tersedia pada 2026, tiket terusan wisatawan nusantara berada di kisaran Rp35.000 per orang pada weekday dan Rp40.000 per orang pada weekend/libur. Tarif tersebut merupakan paket terusan yang memberikan akses ke sejumlah fasilitas atau wahana sesuai ketentuan tiket.
Untuk parkir kendaraan, tarif yang tercantum adalah:
– Sepeda motor: Rp5.000
– Mobil: Rp10.000
– Kendaraan roda enam/bus: sekitar Rp20.000
Sementara itu, beberapa wahana tambahan memiliki tarif tersendiri. Harga dapat berbeda berdasarkan jenis permainan, paket, maupun kebijakan pengelola.
Dengan demikian, wisatawan sebaiknya tidak hanya menyiapkan uang untuk tiket masuk, tetapi juga menyesuaikan bujet apabila ingin mencoba wahana tertentu. Sebagai catatan, harga dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada periode libur panjang atau perubahan kebijakan pengelola.
Informasi jam operasional yang beredar saat ini juga menunjukkan sedikit perbedaan antar sumber. Beberapa sumber mencantumkan kawasan wisata buka sekitar 07.00–17.00 WIB, sementara sumber lain mencantumkan 08.00–16.00 WIB.
Karena itu, untuk menghindari perubahan jadwal saat hari kunjungan, wisatawan sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pengelola. Jika ingin menikmati suasana yang lebih nyaman, datang pada pagi hari dapat menjadi pilihan karena udara masih relatif sejuk dan kawasan belum terlalu ramai.
Karena berada di kawasan pegunungan, cuaca di Coban Rondo dapat berubah. Wisatawan sebaiknya menyiapkan jaket atau pakaian hangat, terutama jika datang pada pagi atau menjelang sore.
Jika ingin mendekati air terjun, siapkan pula pakaian ganti atau setidaknya lindungi barang elektronik dari percikan air.
Saat musim hujan, pengunjung juga perlu lebih berhati-hati karena jalan maupun area sekitar air terjun dapat menjadi licin. Yang tidak kalah penting, tetap jaga kebersihan kawasan wisata. Jangan meninggalkan sampah di sekitar air terjun, jalur trekking, maupun area hutan.
(mc/mg)





