Gunung Rajabasa via Sumurkumbang Ditutup Mulai 6 September 2026

Gunung Rajabasa Lampung

Foto: Instagram/@gunungrajabasa

Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Rajabasa via Sumurkumbang ditutup sementara mulai 6 September 2026. Penutupan dilakukan sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi paparan debu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pengumuman penutupan tersebut disampaikan oleh pengelola jalur pendakian Gunung Rajabasa via Sumurkumbang. Belum ada batas waktu yang ditetapkan mengenai kapan jalur pendakian akan kembali dibuka.

Dengan adanya penutupan tersebut, seluruh aktivitas pendakian melalui jalur Gunung Rajabasa via Sumurkumbang untuk sementara tidak dapat dilakukan.

Penutupan berlaku untuk seluruh aktivitas pendakian yang dilakukan melalui dua akses, yakni Basecamp KUPS dan Basecamp Teropongkota.

Artinya, pendaki maupun calon pendaki yang sebelumnya telah merencanakan perjalanan menuju Gunung Rajabasa melalui jalur Sumurkumbang diminta untuk menunda atau menyesuaikan kembali jadwal pendakiannya.

Selain kegiatan pendakian, aktivitas wisata lainnya yang berada di jalur tersebut juga tidak dapat dilayani selama masa penutupan.

BACA JUGA: Gunung Krakatau dan Anak Krakatau: Sejarah Letusan Dahsyat hingga Erupsi Terbaru 2026

Langkah penutupan dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap debu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi terbawa angin dan berdampak terhadap wilayah di sekitarnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan abu atau debu vulkanik dapat mengganggu aktivitas di ruang terbuka, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang melakukan kegiatan di kawasan pegunungan.

Karena itu, keputusan menutup sementara jalur pendakian menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan pendaki dan wisatawan.

BACA JUGA: Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pengelola mengimbau calon pendaki yang telah merencanakan perjalanan ke Gunung Rajabasa via Sumurkumbang agar menyesuaikan kembali jadwal keberangkatan.

Pendaki juga disarankan tidak memaksakan perjalanan selama jalur masih dinyatakan tutup. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak pengelola.

Hingga saat ini, penutupan jalur pendakian Gunung Rajabasa via Sumurkumbang berlaku mulai 6 September 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dengan demikian, calon pendaki sebaiknya memastikan terlebih dahulu status jalur sebelum melakukan perjalanan dan mengikuti seluruh informasi maupun ketentuan terbaru dari pengelola.

(mc/mg)