
Foto: jejakpiknik.com
Mounture.com — Bogor dikenal sebagai Kota Hujan yang memiliki banyak destinasi wisata alam menarik. Lokasinya yang tidak jauh dari Jakarta membuat kota ini menjadi tujuan favorit untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga maupun teman.
Salah satu destinasi yang patut masuk daftar kunjungan adalah Gunung Bunder, kawasan wisata alam yang berada di dalam Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Jakarta, Gunung Bunder menawarkan udara sejuk, hutan pinus yang masih asri, serta deretan air terjun atau curug yang memanjakan mata.
Berada di ketinggian sekitar 750–1.050 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini menjadi alternatif wisata alam bagi mereka yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus menuju kawasan Puncak yang sering dipadati wisatawan.
Selain curug, Gunung Bunder juga memiliki camping ground, pemandian air panas, hingga jalur menuju Kawah Ratu yang menjadi favorit para pencinta alam.
Berikut lima curug yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Gunung Bunder.
BACA JUGA: Aturan Berkemah di Ranu Kumbolo yang Wajib Dipatuhi Pendaki Gunung Semeru
1. Curug Cihurang, Cocok untuk Liburan Keluarga
Curug Cihurang merupakan salah satu air terjun yang paling mudah dijangkau di kawasan Gunung Bunder. Lokasinya berada tidak jauh dari pintu masuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga.
Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat memanfaatkan camping ground dan area bermain yang tersedia. Suasananya yang nyaman menjadikan Curug Cihurang sebagai salah satu destinasi favorit wisata keluarga.
2. Curug Seribu, Air Terjun Ikonik dengan Panorama Memukau
Jika mencari air terjun paling terkenal di Gunung Bunder, jawabannya adalah Curug Seribu.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus berjalan kaki sekitar satu jam dari area parkir. Meski membutuhkan tenaga lebih, perjalanan terasa menyenangkan karena melewati jalur hutan yang masih alami dengan pemandangan hijau serta suara satwa liar, termasuk kawanan monyet yang kerap terlihat di pepohonan.
Sesampainya di lokasi, wisatawan akan disambut air terjun setinggi sekitar 100 meter dengan debit air yang deras. Pengunjung bisa bermain air di bagian bawah air terjun, tetapi tetap harus berhati-hati karena aliran air cukup kuat, terutama saat musim hujan.
BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan: Rute, dan Estimasi Waktu
3. Curug Ngumpet, Air Terjun yang Mudah Dijangkau
Bagi yang tidak ingin berjalan terlalu jauh, Curug Ngumpet bisa menjadi pilihan.
Lokasinya hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari area parkir. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan aliran air yang relatif lebih tenang dibanding Curug Seribu.
Kolam alami di bawah air terjun menjadi tempat favorit pengunjung untuk berendam atau sekadar bersantai menikmati udara pegunungan.
4. Curug Cigamea, Favorit Wisatawan
Curug Cigamea menjadi salah satu destinasi yang hampir selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Lokasinya mudah dijangkau dan memiliki pemandangan yang indah dengan air yang jernih. Di sekitar kawasan curug juga terdapat banyak warung yang menjual makanan dan minuman hangat.
Menikmati secangkir kopi atau teh panas sambil menyantap mi instan di tengah udara pegunungan menjadi pengalaman sederhana yang banyak dicari wisatawan saat berkunjung ke Curug Cigamea.
5. Curug Cadas Ngampar, Unik dengan Hamparan Batu Cadas
Curug Cadas Ngampar memiliki karakter yang berbeda dibanding curug lainnya di Gunung Bunder.
Nama “Cadas Ngampar” berasal dari hamparan batu cadas yang membentang di sepanjang aliran sungai. Formasi batuan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang dapat digunakan untuk bermain air. Di kawasan ini, pengunjung juga dapat menemukan air terjun lain seperti Curug Pengantin dan Curug Putri.
(mc/pd)





