
Kabut tipis turun di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru – Foto: Mounture.com/Luchito Sangsoko
Mounture.com — Ranu Kumbolo menjadi salah satu lokasi favorit para pendaki Gunung Semeru. Danau yang berada di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menawarkan pemandangan yang indah sekaligus menjadi lokasi bermalam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kalimati.
Namun, sebagai kawasan konservasi yang berada di dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), setiap pendaki wajib mematuhi berbagai aturan selama berkemah di Ranu Kumbolo. Aturan ini dibuat untuk menjaga kelestarian lingkungan, kualitas air danau, serta keselamatan seluruh pendaki.
Berikut aturan berkemah di Ranu Kumbolo yang perlu diketahui sebelum mendaki Gunung Semeru.
1. Dirikan Tenda Hanya di Area yang Telah Ditentukan
Pendaki hanya diperbolehkan mendirikan tenda di area resmi yang telah disediakan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).
Lokasi camping berada di dua area, yaitu savana dekat Pos 4 menuju Ranu Kumbolo, dan area dekat shelter di balik bukit yang mengelilingi Ranu Kumbolo.
Pendaki diimbau tidak mendirikan tenda di luar area tersebut demi menjaga keselamatan sekaligus melindungi vegetasi di sekitar danau.
2. Tenda Harus Berjarak Minimal 15 Meter dari Bibir Danau
BB TNBTS telah memasang penanda batas area berkemah. Setiap tenda wajib didirikan dengan jarak lebih dari 15 meter dari bibir Ranu Kumbolo.
Aturan ini bertujuan mengurangi risiko pencemaran air danau akibat aktivitas pendaki, termasuk sisa makanan yang kerap dibuang ke danau dengan alasan memberi makan ikan.
BACA JUGA: Sejarah Taman Nasional Gunung Merbabu: Perjalanan Panjang hingga Menjadi Kawasan Konservasi
3. Cuci Peralatan Makan Jauh dari Danau
Pendaki masih diperbolehkan mencuci peralatan makan maupun memasak. Namun, proses pencucian harus dilakukan minimal 15 meter dari bibir danau.
Cara yang disarankan adalah:
– Ambil air dari Ranu Kumbolo menggunakan wadah.
– Lakukan pencucian di area yang telah ditentukan.
– Buat lubang kecil di tanah untuk membuang sisa makanan maupun air cucian.
Cara ini membantu menjaga kualitas air danau tetap bersih dan mengurangi pencemaran dari minyak atau sisa makanan.
4. Gunakan Toilet untuk Mandi dan Buang Air
Pendaki tidak diperbolehkan mandi atau buang air di sekitar tepi danau. Aktivitas tersebut harus dilakukan dengan jarak minimal 15 meter dari bibir danau.
Saat ini BB TNBTS juga telah menyediakan fasilitas toilet umum di kawasan Ranu Kumbolo yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pendaki.
5. Dilarang Berenang atau Mandi di Ranu Kumbolo
Larangan berenang maupun mandi di Ranu Kumbolo masih tetap berlaku. Selain karena suhu air yang sangat dingin dan kedalaman danau yang mencapai sekitar 28 meter, aturan ini juga bertujuan menjaga kualitas air agar tetap bersih.
Air Ranu Kumbolo masih dimanfaatkan oleh para pendaki untuk berbagai kebutuhan sehingga kebersihannya harus tetap dijaga.
6. Dilarang Membuat Api Unggun
Pendaki juga tidak diperbolehkan membuat api unggun di sekitar area camping. Larangan ini diterapkan untuk mencegah kerusakan vegetasi dan berkurangnya pepohonan akibat pengambilan kayu bakar.
Sebagai alternatif, pengelola telah menyediakan api unggun bersama di dekat shelter yang dapat digunakan oleh para pendaki.
(mc/pd)





