Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Sementara, Catat Tanggalnya

Merapi Merbabu Trail Run

Foto: Merapi Merbabu De Trail

Mounture.com — Kabar penting bagi para pendaki yang berencana melakukan pendakian ke Gunung Merbabu pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) resmi mengumumkan penutupan sementara dua jalur pendakian populer, yakni Jalur Thekelan dan Jalur Selo.

Penutupan ini dilakukan dalam rangka menghormati tradisi dan adat istiadat masyarakat setempat, sekaligus mendukung persiapan serta pelaksanaan kegiatan Merapi Merbabu De Trail (MMDT) yang akan berlangsung di kawasan sekitar Gunung Merbabu.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PG.04/T.35/TU/HMS.01.08/B/06/2026 yang diterbitkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu pada 23 Juni 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi yang diterbitkan oleh pihak taman nasional, penutupan sementara dilakukan dengan jadwal sebagai berikut:

1. Jalur Pendakian Thekelan

Jalur Thekelan akan ditutup sementara selama tiga hari, mulai:

– 28 Juli 2026
– 29 Juli 2026
– 30 Juli 2026

Selama periode tersebut, seluruh aktivitas pendakian maupun camping melalui jalur ini tidak dapat dilayani.

2. Jalur Pendakian Selo

Sementara itu, Jalur Selo akan ditutup sementara mulai:

– 31 Juli 2026
– 1 Agustus 2026
– 2 Agustus 2026

Penutupan mencakup seluruh kegiatan pendakian, berkemah, hingga kunjungan wisata yang menggunakan akses melalui basecamp Selo.

BACA JUGA: Banyak Pendaki Masih Salah, Ini Cara Menyiapkan Logistik Makanan Saat Naik Gunung

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menjelaskan bahwa penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan kegiatan masyarakat setempat.

Selain itu, penutupan juga dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan event Merapi Merbabu De Trail (MMDT), yang menjadi salah satu kegiatan olahraga alam dan wisata yang rutin menarik perhatian peserta dari berbagai daerah.

Keputusan ini juga merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang diajukan oleh Karang Taruna Ngudi Luhur Dusun Thekelan dan Kelompok Pecinta Alam Ranger Merbabu Selo.

Bagi calon pendaki yang telah merencanakan pendakian pada tanggal tersebut, pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mengimbau untuk melakukan penyesuaian jadwal.

Alternatif lainnya adalah memilih jalur pendakian lain yang tetap dibuka selama masa penutupan berlangsung, sesuai dengan kebijakan pengelola taman nasional yang berlaku saat itu.

Karena itu, pendaki disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru dari pengelola sebelum melakukan perjalanan menuju Gunung Merbabu.

BACA JUGA: Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibatasi 23-29 Juli 2026, Jalur Hanya Dibuka untuk Kejuaraan Trail Run

Meskipun beberapa jalur ditutup sementara, seluruh calon pendaki yang ingin melakukan pendakian melalui jalur yang masih dibuka tetap diwajibkan melakukan reservasi secara online melalui laman resmi Taman Nasional Gunung Merbabu.

Selain itu, setiap pengunjung wajib mematuhi seluruh protokol wisata pendakian yang berlaku, menjaga kebersihan kawasan, serta ikut berperan dalam menjaga kelestarian ekosistem Gunung Merbabu.

Penutupan sementara Jalur Thekelan dan Jalur Selo tidak berarti seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup. Pendaki masih berkesempatan menikmati keindahan gunung dengan memilih jalur lain yang tetap beroperasi sesuai ketentuan dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.

Namun demikian, mengingat jadwal penutupan telah ditetapkan jauh hari sebelumnya, para pendaki sebaiknya segera melakukan penyesuaian rencana perjalanan agar tidak mengalami kendala saat proses registrasi maupun keberangkatan.

Dengan adanya penutupan sementara ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan adat masyarakat serta event Merapi Merbabu De Trail dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

(mc/ns)