
Mounture.com — Mendaki gunung tidak selalu harus bermalam di alam terbuka. Saat ini, semakin banyak pendaki yang memilih melakukan pendakian tektok atau naik-turun gunung dalam satu hari tanpa mendirikan tenda.
Selain lebih praktis, pendakian tektok juga menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki waktu terbatas namun tetap ingin menikmati suasana pegunungan dan berburu panorama dari puncak.
Meski terlihat lebih sederhana dibandingkan pendakian camping, tektok tetap membutuhkan persiapan matang. Pendaki harus memperhitungkan kondisi fisik, cuaca, perlengkapan, hingga memilih gunung dengan jalur yang memungkinkan untuk ditempuh dalam sehari.
Bagi yang berada di Jawa Barat, terdapat sejumlah gunung yang cukup populer untuk aktivitas tektok. Berikut rekomendasinya.
1. Gunung Gede, Favorit Pendaki untuk Tektok dan Lintas Jalur
Gunung Gede menjadi salah satu gunung paling populer di Jawa Barat dengan ketinggian sekitar 2.958 mdpl.
Gunung ini memiliki beberapa jalur resmi pendakian, yakni via Cibodas, Putri, dan Selabintana. Untuk pendakian tektok, jalur Cibodas dan Putri menjadi pilihan yang paling sering digunakan pendaki.
Selain menawarkan trek yang menantang, pendaki juga akan disuguhkan pemandangan khas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, mulai dari hutan tropis, air terjun, hingga alun-alun Suryakencana yang terkenal.
2. Gunung Papandayan, Ramah untuk Pendaki Pemula
Gunung Papandayan merupakan salah satu gunung favorit bagi pendaki pemula.
Dengan ketinggian sekitar 2.665 mdpl, jalur pendakian Papandayan relatif lebih bersahabat dibandingkan beberapa gunung lain di Jawa Barat.
Waktu tempuh menuju area puncak umumnya hanya sekitar 4 hingga 5 jam dengan kombinasi trek menanjak dan landai.
Selain itu, pendaki dapat menikmati berbagai destinasi ikonik seperti Kawah Papandayan, Hutan Mati, dan hamparan edelweiss yang menjadi daya tarik utama gunung ini.
BACA JUGA: Cara Mencari Pemandu Gunung Bersertifikasi BNSP Anggota APGI, Pendakian Lebih Aman dan Profesional
3. Gunung Ciremai, Tantangan Tektok ke Puncak Tertinggi Jawa Barat
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian mencapai 3.078 mdpl.
Meski terkenal memiliki jalur yang cukup panjang dan menantang, Gunung Ciremai juga dapat didaki secara tektok.
Namun, untuk melakukan pendakian tektok ke puncak Ciremai, pendaki biasanya diwajibkan mendaki dalam kelompok minimal empat orang sesuai ketentuan yang berlaku di beberapa jalur pendakian.
Pendakian tektok di Ciremai lebih cocok bagi pendaki yang sudah memiliki pengalaman dan kondisi fisik yang prima.
4. Gunung Burangrang, Trek Singkat dengan Tanjakan Menguras Tenaga
Gunung Burangrang menjadi pilihan menarik bagi pendaki yang ingin melakukan tektok dengan waktu relatif singkat.
Gunung yang berada di kawasan Bandung Utara dan berbatasan dengan Purwakarta ini memiliki dua jalur populer, yaitu melalui Legok Haji dan Purwakarta.
Meski waktu tempuh menuju puncak hanya sekitar 1,5 hingga 2 jam, jalurnya dikenal memiliki tanjakan yang cukup curam dan mampu menguras tenaga.
Karena itu, Gunung Burangrang sering menjadi lokasi latihan fisik bagi para pendaki sebelum melakukan ekspedisi ke gunung yang lebih tinggi.
5. Gunung Manglayang, Dekat Kota Bandung dan Cocok untuk Latihan
Gunung Manglayang memiliki ketinggian sekitar 1.818 mdpl dan berada di wilayah Bandung serta Sumedang.
Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bandung membuat gunung ini menjadi destinasi favorit bagi para pendaki lokal.
Pendakian menuju puncak biasanya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 jam melalui jalur Batu Kuda.
Meski ketinggiannya tidak setinggi gunung lain dalam daftar ini, trek Manglayang dikenal cukup menantang karena memiliki jalur yang curam dan berbatu.
Sepanjang perjalanan, pendaki akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang asri hingga kawasan hutan lumut yang eksotis menjelang puncak.
(mc/ns)





