Pendakian Jalur Tanralili – Lembah Lohe di Malino Ditutup Sementara hingga 31 Maret 2026

Tanralili – Lembah Lohe

Foto: Instagram/@alpannlieble

Mounture.com — Pendakian di jalur Lembah Lohe melalui jalur Gunung Bawakaraeng via Tanralili resmi ditutup sementara. Penutupan ini diumumkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem dan perbaikan jalur pendakian.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat bernomor PG.27/K.8/BIDWIL-II/HMS.01.08/B/1/2026 yang diterbitkan pada 10 Maret 2026 di Makassar.

Dalam pengumuman resmi itu disebutkan bahwa kegiatan kunjungan wisata alam di jalur pendakian Tanralili – Lembah Lohe yang berada di kawasan Taman Wisata Alam Malino akan dihentikan sementara hingga 31 Maret 2026.

BACA JUGA: Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Penutupan jalur pendakian dilakukan untuk mendukung proses pemulihan ekosistem serta memperbaiki sejumlah kerusakan yang terjadi pada jalur pendakian. Langkah ini dinilai penting agar kondisi lingkungan di kawasan wisata alam tersebut tetap terjaga.

Jalur Tanralili – Lembah Lohe sendiri dikenal sebagai salah satu rute pendakian populer di kawasan Malino. Selain menawarkan panorama pegunungan yang indah, jalur ini juga menjadi akses menuju lembah yang sering dijadikan lokasi berkemah oleh para pendaki.

Namun, tingginya aktivitas pendakian dalam beberapa waktu terakhir dinilai berpotensi menyebabkan kerusakan jalur dan gangguan terhadap ekosistem di kawasan tersebut. Oleh karena itu, pihak pengelola kawasan memutuskan untuk melakukan penutupan sementara guna memberi waktu bagi alam untuk pulih.

BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Raung via Sumberwringin Ditutup Sementara Hingga 25 Maret 2026

Melalui pengumuman tersebut, Hasnawir selaku Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat, pengunjung, pelaku jasa wisata, serta pengelola jalur pendakian agar mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan.

Selama masa penutupan, aktivitas pendakian dan kunjungan wisata alam di jalur Tanralili – Lembah Lohe tidak diperbolehkan. Para pendaki juga diminta untuk mencari alternatif destinasi lain hingga jalur tersebut kembali dibuka.

Pihak pengelola berharap seluruh pihak dapat mendukung kebijakan ini demi menjaga kelestarian alam di kawasan wisata Malino.

Dengan adanya penutupan sementara ini, diharapkan kondisi jalur pendakian dan ekosistem di kawasan Taman Wisata Alam Malino dapat pulih sehingga nantinya tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi para pendaki.

(mc/ril)