Igloo Hadirkan Asuransi Perjalanan Berbasis AI dan Perlindungan Bagasi Hilang lewat Blue Ribbon Bags

Itinerary Liburan

Foto: Unsplash.com/Barbara Maier

Mounture.com — Platform direct-to-consumer (D2C) asuransi digital, igloo.co.id, memperluas penawaran asuransi perjalanannya dengan menghadirkan rekomendasi berbasis AI serta perlindungan bagasi hilang melalui kolaborasi strategis dengan Blue Ribbon Bags (BRB), pemimpin global dalam pemulihan bagasi yang tertunda.

Melalui fitur Travel AI Shield, pelanggan dapat memperoleh rekomendasi asuransi perjalanan yang sesuai hanya dengan menjawab tiga pertanyaan sederhana, yakni destinasi perjalanan, maskapai penerbangan, dan kebutuhan asuransi untuk pengajuan visa.

Inovasi ini menghilangkan kebutuhan membandingkan produk satu per satu dan memungkinkan proses pembelian asuransi menjadi hingga tiga kali lebih cepat.

Sementara itu, kolaborasi dengan Blue Ribbon Bags memberikan ketenangan tambahan bagi wisatawan domestik maupun internasional. Layanan ini tersedia sebagai fitur tambahan (add-on) di igloo.co.id dan membantu melacak serta memulihkan bagasi terdaftar yang hilang atau tertunda di seluruh maskapai dan rute global.

Layanan Blue Ribbon Bags dibanderol mulai Rp32.000 untuk perjalanan domestik maupun internasional, dengan kompensasi hingga Rp7 juta untuk paket Silver dan Rp10 juta untuk paket Gold.

Fitur ini mencakup pelacakan bagasi aktif selama 96 jam, percepatan proses pengembalian, serta jaminan kompensasi tanpa perlu menyertakan bukti kuitansi apabila bagasi tidak dikembalikan dalam periode tersebut.

BACA JUGA: Bali Dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

Head of D2C Igloo Indonesia, Delta Andreansyah, mengatakan bahwa integrasi AI dan layanan pemulihan bagasi ini menjadi pendekatan baru dalam asuransi perjalanan.

“Kami ingin memastikan setiap wisatawan di Indonesia dapat menikmati perjalanan dengan tenang. Dengan integrasi AI Shield dan Blue Ribbon Bags, Igloo menghadirkan perlindungan perjalanan yang lebih cerdas, mudah, dan relevan dengan kebutuhan serta gaya hidup modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan layanan ini juga sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Indonesia menargetkan pertumbuhan berkelanjutan setelah mencatat lebih dari 13,9 juta wisatawan mancanegara pada 2024, sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perjalanan wisatawan nusantara pada April 2025 mencapai 128,59 juta perjalanan, tumbuh 23,02 persen secara tahunan.

BACA JUGA: Imbas Konflik Gajah Liar, Wisata Way Kambas Ditutup Sementara

Di sisi lain, meskipun kawasan Asia-Pasifik mencatat tingkat kesalahan penanganan bagasi terendah secara global pada 2024, masalah bagasi hilang atau tertunda masih menjadi tantangan besar bagi wisatawan dan maskapai.

Layanan seperti Blue Ribbon Bags dinilai mampu membantu mengurangi beban operasional maskapai sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.

Pengembangan solusi AI Shield merupakan bagian dari strategi jangka panjang Igloo dalam menempatkan AI sebagai inti operasi bisnis, khususnya untuk meningkatkan penetrasi asuransi melalui pengalaman pelanggan yang lebih sederhana dan personal.

Sejak diluncurkan, AI Shield telah membantu ribuan pengguna menemukan perlindungan yang sesuai, termasuk TravelShield AI yang merekomendasikan asuransi perjalanan dari mitra terpercaya seperti Sompo, sekaligus menawarkan refund jika visa ditolak.

Dengan menggabungkan teknologi terkini dan pemahaman lokal, Igloo terus mendorong asuransi digital yang lebih mudah diakses, transparan, dan relevan bagi masyarakat Indonesia yang semakin aktif bepergian.

(mc/ril)