
Penampakan Gunung Arjuno dari Gunung Buthak – Foto: Instagram/@yo.arifin
Mounture.com — Pendakian Gunung Buthak di Jawa Timur ditutup sementara mulai 17 Januari 2026 menyusul kondisi cuaca ekstrem, demikian pengumuman resmi yang disampaikan oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Tani melalui akun Instagram @buthak_panderman_mountain.
Penutupan ini dilakukan demi keselamatan para pendaki dan akan terus dievaluasi secara berkala hingga kondisi dianggap aman untuk kembali dibuka.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Demi keselamatan bersama, kegiatan pendakian ditutup sementara akibat cuaca ekstrem. Penutupan akan dievaluasi secara berkala hingga kondisi dinyatakan aman,” bunyi pengumuman tersebut.
BACA JUGA: Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu, Fenomena Vulkanik Unik di Kepulauan Sangihe
Adapun pendakian akan dibuka kembali setelah kondisi dinilai aman berdasarkan evaluasi cuaca dan rekomendasi pihak berwenang, terutama karena cuaca yang tidak menentu di wilayah pegunungan dapat berdampak langsung pada risiko keselamatan.
Gunung Buthak yang memiliki ketinggian 2.868 meter di atas permukaan laut (mdpl), dikenal sebagai destinasi alam dengan panorama alam yang menarik bagi para pendaki.
Gunung ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan memiliki sejumlah jalur pendakian populer seperti via Panderman dan Sirah Rencong.
Gunung Buthak menawarkan pemandangan “negeri di atas awan”, hutan lumut yang asri, sabana luas yang sering menjadi lokasi camping, serta sumber air yang melimpah di sepanjang jalur pendakian. Jalur via Panderman dan Sirah Rencong menjadi rute favorit bagi pendaki baik pemula maupun yang berpengalaman.
BACA JUGA: Mengenal Gunung Bulusaraung: Jalur Pendakian, Pos, dan Daya Tariknya
Untuk diketahui, Gunung Buthak dapat dicapai melalui jalur Panderman di Kota Batu dan jalur Sirah Kencong di Blitar, dengan basecamp yang dikelola rapi dan fasilitas dasar termasuk registrasi dan papan petunjuk arah.
Di puncaknya, pendaki bisa menikmati pemandangan gunung-gunung tertinggi di Jawa Timur seperti Semeru, Arjuno-Welirang, dan Gunung Kawi dari kejauhan, membuat jalur ini populer di kalangan pecinta alam.
Penutupan sementara ini menunjukkan pentingnya memperhatikan prakiraan cuaca dan kondisi alam di pegunungan sebelum melakukan pendakian agar keselamatan pendaki menjadi prioritas utama.
(mc/ril)






