
Danau Taman Hidup di Gunung Argopuro – Foto: bbksdajatim.org
Mounture.com — Pendakian gunung dikenal sebagai aktivitas yang menguras fisik dan mental, terlebih ketika harus menaklukkan jalur pendakian panjang dan melelahkan. Meski Indonesia memiliki banyak gunung ramah pemula dengan trek pendek dan landai, sebagian pendaki justru mencari sensasi ekstrem melalui jalur terpanjang yang menuntut ketahanan, perencanaan matang, dan manajemen logistik yang baik.
Berikut dua gunung di Indonesia dengan trek pendakian terpanjang, yang dikenal sebagai tantangan serius bagi para pendaki.
1. Gunung Leuser, Jalur Terpanjang di Indonesia
Gunung Leuser yang berada di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara disebut sebagai gunung dengan jalur pendakian terpanjang di Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 3.381 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
Pendakian ke Gunung Leuser dapat dilakukan melalui empat jalur resmi, yakni Kedah, Agusan, Meukek, dan Khansa. Dari keempat jalur tersebut, jalur Kedah menjadi jalur yang paling direkomendasikan.
Sementara jalur Agusan dikenal lebih panjang dan memakan waktu lebih lama, sedangkan jalur Meukek memiliki karakter sangat curam dan memerlukan peralatan teknis khusus.
Pendakian Gunung Leuser bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian ketahanan mental dan kemampuan manajemen logistik. Durasi pendakian bisa mencapai belasan hari pulang-pergi, sehingga pendaki wajib merencanakan logistik secara matang dan memiliki pengalaman memadai.
BACA JUGA: Aturan Baru Pendakian Tektok Gunung Buthak Berlaku Mulai Januari 2026
2. Gunung Argopuro, Trek Terpanjang di Pulau Jawa
Gunung Argopuro merupakan gunung dengan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa. Terletak di Provinsi Jawa Timur, gunung ini memiliki puncak setinggi 3.088 mdpl dan trek pendakian mencapai sekitar 43 kilometer.
Wilayah Gunung Argopuro mencakup beberapa kabupaten, di antaranya Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Meski terkenal berat, gunung ini menyuguhkan panorama alam yang luar biasa, mulai dari savana luas, hutan tropis, hingga situs bersejarah.
Pendaki dapat memilih dua jalur resmi, yakni jalur Baderan di Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, dan jalur Bremi di Kecamatan Krucil, Probolinggo. Waktu tempuh pendakian normal berkisar lima hari empat malam, tergantung kondisi fisik dan cuaca.
Baik Gunung Leuser maupun Gunung Argopuro bukanlah destinasi pendakian biasa. Keduanya menuntut persiapan fisik prima, mental kuat, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Jalur panjang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki berpengalaman yang mencari petualangan autentik dan menantang.
(mc/sr)






