
Foto: Shutterstock.com/Najafi
Mounture.com — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Bawakaraeng yang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino.
Penutupan ini dilakukan menyusul kondisi cuaca ekstrem berdasarkan himbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Penutupan jalur pendakian Gunung Bawakaraeng berlaku mulai 30 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengunjung, sekaligus mendukung pemulihan ekosistem kawasan konservasi.
BACA JUGA: Gunung Tampomas Dibatasi Selama Musim Penghujan, Ditutup Mulai Pukul 10.00 WIB
Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan mengimbau seluruh calon pengunjung dan pendaki untuk mematuhi ketentuan penutupan sementara tersebut. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pendakian secara ilegal serta menghormati upaya perlindungan kawasan konservasi.
Selain itu, pihak pengelola menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas ilegal di dalam kawasan TWA Malino selama masa penutupan akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kebijakan ini, Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keselamatan manusia, kelestarian alam, serta keberlanjutan kawasan konservasi Gunung Bawakaraeng.
“Mari bersama menjaga keselamatan, alam, dan keberlanjutan kawasan konservasi,” demikian pernyataan BBKSDA Sulawesi Selatan via instagram.
(mc/ril)






