
Foto: Instagram/@hesbulkhofi
Mounture.com — Gunung Argopuro yang berada di perbatasan Kabupaten Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso, Jawa Timur merupakan salah satu gunung dengan trek terpanjang di Pulau Jawa.
Gunung dengan ketinggian 3.088 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu memiliki beragam panorama alam yang memukau, salah satunya adalah kawasan Cikasur.
Cikasur adalah sabana yang sangat luas, saking besarnya zaman dulu waktu masa penjajahan Belanda, tentara Belanda mencoba membangun sebuah pangkalan udara di sana. Jika masih ada saat ini, kemungkinan pangkalan udara tersebut menjadi landasan tertinggi di Indonesia.
Di Cikasur, pendaki tidak hanya disuguhkan dengan pemandangan yang indah, tetapi jika beruntung akan menemui satwa langka yaitu burung Merak hijau.
BACA JUGA:
Mau Tektok Gunung Prau via Dieng, Ini Aturannya
Mengenal Tanjakan Asu di Gunung Arjuno Welirang
Tidak seperti di kebun binatang, burung Merak di Cikasur terbilang sangat gesit, Setelah melihat si Merak mereka biasanya akan lari ke rerimbunan semak.
Kalaupun tidak beruntung untuk bisa melihat kemunculan burung Merak, di Cikasur banyak bulu-bulu nan indah si Merak yang terjatuh di hamparan savana yang luas.
Cikasur ini seperti sebuah tempat misterius yang menyimpan sisi tersembunyi dan tiada habis isinya. Banyak banget keindahan yang mungkin belum terekspos.
Banyak yang beranggapan bahwa Cikasur sebagai perempatan, di mana perempatan itu dapat mengantar Anda ke tempat indah lain di gunung Argopuro.
Di wilayah Cikasur juga terdapat plang (tanda) Perhutani yang tulisannya “Dilarang Masuk Berbahaya, Bukan jalur pendakian”, sebab jalurnya tidak jelas dan berbahaya.
Jangan menerabas ke sana karena cukup berbahaya. Cukuplah menikmati lanskap di area Cikasur saja, karena selain burung Merak dan hewan-hewan lain, ada juga sungai Qolbu dan salada airnya yang istimewa.
(mc/ril)