
Ilustrasi – Foto: https://nomadenesia.wordpress.com/
Mounture.com — Dalam aktivitas pendakian gunung, komunikasi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keselamatan seluruh anggota tim. Terlebih jika pendakian dilakukan dalam kelompok besar atau dengan jarak antar anggota yang cukup berjauhan di jalur.
Salah satu alat komunikasi yang sering digunakan para pendaki adalah Handy Talkie (HT). Perangkat ini dinilai sangat efektif karena tetap bisa digunakan di area pegunungan yang biasanya tidak memiliki sinyal telepon seluler.
Dengan menggunakan HT, anggota tim dapat saling memantau posisi, memberikan informasi kondisi jalur, hingga berkoordinasi jika terjadi kondisi darurat.
Agar komunikasi tetap lancar selama pendakian, ada beberapa tips penggunaan HT yang perlu diperhatikan.
BACA JUGA: Strategi Air Survival: Cara Mendapatkan Air Minum Layak di Hutan Tropis
Berikut beberapa tips menggunakan HT saat mendaki gunung yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Gunakan Frekuensi yang Sama dengan Tim
Pastikan seluruh anggota tim menggunakan frekuensi yang sama agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Hal ini penting agar setiap pesan yang disampaikan bisa diterima oleh seluruh anggota tim.
2. Kunci Frekuensi HT
Setelah menentukan frekuensi yang digunakan, lakukan lock atau penguncian frekuensi pada perangkat HT. Tujuannya agar frekuensi tidak berubah secara tidak sengaja saat perangkat dibawa selama perjalanan.
3. Pilih Frekuensi yang Kosong
Sebelum memulai komunikasi, sebaiknya pilih frekuensi yang tidak digunakan oleh kelompok lain. Hal ini penting untuk menghindari gangguan komunikasi dari pengguna HT lain di sekitar jalur pendakian.
BACA JUGA: Apa yang Harus Dilakukan Jika Tersesat di Gunung? Ini 5 Langkah Penting yang Perlu Diketahui Pendaki
4. Simpan Frekuensi Basecamp
Pastikan setiap HT yang digunakan anggota tim sudah menyimpan frekuensi basecamp gunung yang akan didaki. Dengan begitu, tim dapat dengan mudah menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan atau informasi penting.
5. Gunakan Kalimat Singkat dan Jelas
Saat menggunakan HT, gunakan kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dipahami. Hal ini bertujuan agar pesan dapat diterima dengan cepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
6. Gunakan Kata “Ganti” Setelah Berbicara
Dalam komunikasi HT, penting untuk membiasakan penggunaan kata “ganti” setelah selesai berbicara. Kata ini berfungsi sebagai tanda bahwa giliran berbicara sudah selesai sehingga anggota tim lain dapat merespons.
Hal ini juga membantu mencegah komunikasi saling bertabrakan karena HT merupakan alat komunikasi dua arah yang digunakan secara bergantian.
Meski menjadi alat komunikasi yang sangat membantu saat pendakian, tidak semua pengelola kawasan gunung memperbolehkan penggunaan HT di area pendakian.
Karena itu, sebelum membawa dan menggunakan HT, sebaiknya cari informasi terlebih dahulu mengenai aturan penggunaan alat komunikasi di gunung yang akan didaki.
Dengan memahami aturan tersebut, pendaki dapat tetap menjaga keselamatan sekaligus mematuhi regulasi yang berlaku di kawasan konservasi.
(mc/pd)






