9 Manfaat Trekking Pole Saat Mendaki Gunung, Bantu Kurangi Beban Kaki hingga Jaga Keseimbangan

Ilustrasi (Mounture.com/Dion)

Mounture.com — Dalam kegiatan pendakian gunung, para pendaki biasanya membawa berbagai perlengkapan penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan. Salah satu alat yang sering dipertimbangkan untuk dibawa adalah trekking pole atau tongkat gunung.

Meskipun tidak semua pendaki menggunakannya, trekking pole sebenarnya memiliki banyak manfaat, terutama ketika menghadapi medan yang menantang. Alat ini dapat membantu menjaga keseimbangan, mengurangi beban pada kaki, hingga membantu melewati jalur yang sulit.

Berikut beberapa manfaat trekking pole saat mendaki gunung.

1. Membantu Menopang Beban pada Kaki

Fungsi utama trekking pole adalah membantu menopang langkah kaki saat berjalan di jalur pendakian. Dengan menggunakan tongkat ini, beban yang diterima oleh kaki dapat berkurang.

Sebuah riset yang dipublikasikan dalam The Journal of Sports Medicine tahun 1999 menyebutkan bahwa penggunaan trekking pole dapat mengurangi beban pada kaki hingga sekitar 25 persen. Hal ini membantu menurunkan risiko cedera pada lutut maupun persendian pergelangan kaki (ankle).

2. Menjaga Ritme Berjalan

Trekking pole juga membantu pendaki menjaga ritme langkah agar tetap stabil selama perjalanan. Dengan ritme yang terjaga, energi yang dikeluarkan menjadi lebih efisien sehingga pendaki tidak cepat kelelahan.

3. Membantu Mempercepat Langkah

Selain menjaga ritme, trekking pole juga bisa membantu mempercepat langkah saat berjalan. Fungsinya mirip seperti dayung yang membantu mendorong tubuh ke depan sehingga pergerakan menjadi lebih cepat dan efisien.

BACA JUGA: 5 Wisata Kuliner Khas Wonosobo yang Wajib Dicoba, Dari Mie Ongklok hingga Carica Dieng

4. Membantu Pengereman Saat Turun

Saat melewati jalur menurun, trekking pole dapat digunakan sebagai alat bantu pengereman. Dengan menancapkan tongkat ke tanah, pendaki dapat mengurangi tekanan pada kaki serta menjaga agar tubuh tidak meluncur terlalu cepat.

5. Menjaga Keseimbangan Tubuh

Ketika melewati jalur yang licin, berbatu, atau saat menyeberangi sungai kecil, trekking pole sangat berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh. Alat ini memberikan titik tumpu tambahan sehingga pendaki lebih stabil saat melangkah.

6. Memeriksa Kondisi Medan

Trekking pole juga dapat digunakan untuk memeriksa kondisi medan yang akan dilalui, seperti tanah, pasir, atau lumpur. Dengan menusukkan tongkat ke tanah terlebih dahulu, pendaki bisa mengetahui apakah jalur tersebut cukup aman untuk dilewati.

BACA JUGA: Pansela Bukan Sekadar Jalur Alternatif, Tapi Rute Wisata saat Mudik

7. Membuka Jalur Semak Belukar

Saat melewati jalur dengan vegetasi rapat atau semak belukar, trekking pole dapat digunakan untuk menyingkirkan ranting, tanaman, atau duri yang menghalangi jalan. Hal ini membantu melindungi tubuh dari goresan tanaman liar.

8. Mengusir Hewan Liar

Dalam kondisi tertentu, trekking pole juga dapat digunakan untuk mengusir hewan liar yang mungkin ditemui di hutan atau jalur pendakian. Tongkat ini bisa menjadi alat perlindungan sederhana bagi pendaki.

9. Penyangga Shelter atau Bivak

Selain digunakan saat berjalan, trekking pole juga bisa dimanfaatkan sebagai tiang penyangga shelter atau bivak ketika berkemah. Dengan demikian, alat ini memiliki fungsi tambahan yang cukup berguna dalam kegiatan outdoor.

(mc/pd)