10 Cara Agar Tidak Tersesat di Gunung

(Mounture.com) — Tersesat merupakan hal yang paling menakutkan bagi para pendaki gunung, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa 85% dari kasus itu terjadi pada saat pendaki jalan menuruni puncak gunung.

Hal ini disebabkan karena sebagian pendaki menggampangkan situasi itu, setelah sampai puncak mereka lupa untuk mempersiapkan diri untuk menuruninya.

Berikut adalah beberapa cara agar terhindar dari tersesat seperti dikutip dari salah seorang penggiat alam bebas, Ria Natalia pada postingannya di akun Instagram, @ria_nreiya:

1. Bawa kompas, perhatikan arah naik saat mendaki itu untuk acuan saat turun.
2. Ingat!! Peta atau GPS tidak hanya untuk menggapai puncak, tapi juga untuk mencapai rumah (kebanyakan 2 benda itu dikeluarkan saat mendaki saja).
3. Saat mendaki/muncak kenali tanda jalan/lingkungan sekitar jangan fokus hanya di puncak saja, kalau bisa di foto jalurnya.
4. Jangan habiskan makanan/minuman saat mendaki saja, siapkan juga untuk turun.
5. Bawa orang yang sudah tahu benar akan medan jalan gunung/tempat tersebut, karena jalan di gunung ada banyak cabang yang membingungkan, ada yang dibuat pendaki/pemburu/pencari obat dan lain-lain, ada juga yang dibuat oleh binatang.
6. Sebelum mendaki kenali benar kondisi gunung tersebut, walaupun tidak semuanya setidaknya kita tahu setelah puncak saat menuruninya apa saja yang harus di waspadai, contoh Semeru dengan blank 75 nya.
7. Mendakilah bersama tim dan turunlah bersama, tidak ada istilah ‘Gue istirahat dulu, lu jalan duluan”, jika naik bersama turun pun juga harus bersama.
8. Hindari turun di saat malam/gelap, ini berlaku untuk pendakian pertama di gunung tersebut dan kalian tidak terlalu hafal medan turunnya.
9. Jangan paksakan turun gunung saat fisik sangat lelah, kalian bisa tunda sehari dan beristirahat mengisi tenaga, turun gunung memang tidak begitu menguras tenaga seperti saat mendaki, tapi bahaya bisa dua kali lipat dari saat mendaki, kaki yang sangat pegal pasca mendaki gunung pun disebabkan karena perjalanan turun, jika kita kurang olahraga pra pendakian itu akan terasa sangat nyeri.
10. Jangan cepat memutuskan untuk berpindah jalur saat turun, perhatikan lagi tanda-tandanya karena kebanyakan pendaki saat salah jalan enggan untuk naik lagi untuk memperbaiki arah mereka pulang. (MC/DC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.