Desa Ranupani Lumajang, Gerbang Pendakian Gunung Semeru dengan Pesona Tiga Danau Eksotis

Desa Ranupani Lumajang

Foto: Jadesta Kemenparekraf

Mounture.com — Desa Ranupani merupakan desa tertinggi di Kabupaten Lumajang yang berada di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Secara administratif, desa ini terletak di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dan dikenal sebagai desa terakhir sebelum pendakian menuju Gunung Semeru.

Setiap hari, ratusan wisatawan dan pendaki datang menggunakan mobil, jeep, maupun sepeda motor dari arah Malang maupun Lumajang untuk memulai perjalanan menuju puncak Mahameru.

Desa Ranupani termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menjadikannya memiliki panorama alam yang luar biasa indah dan udara yang sangat sejuk.

Batas wilayah Desa Ranupani yaitu sebelah utara: Desa Ngadas, Kabupaten Malang, sebelah selatan: Desa Burno, Senduro, Lumajang, sebelah barat: Kawasan TNBTS, dan sebelah timur: Desa Argosari, Senduro.

Lokasinya yang strategis di kaki Gunung Semeru membuat desa ini menjadi pusat aktivitas wisata pendakian.

BACA JUGA: Bikin Takjub! 5 Gunung di Indonesia dengan Padang Savana yang Ikonik

Mayoritas masyarakat Ranupani adalah Suku Tengger, keturunan Kerajaan Majapahit. Dalam catatan sejarah, masyarakat Tengger mendapat gelar kehormatan sebagai “Tiyang Gajahmada” yang berarti masyarakatnya Mahapatih Gajah Mada.

Budaya dan tradisi Tengger masih terjaga hingga kini, berdampingan dengan perkembangan desa sebagai destinasi wisata.

Selain dikenal sebagai desa wisata, Ranupani juga merupakan desa pertanian dengan sistem lahan terasering yang indah dan sejuk dipandang. Komoditas unggulannya antara lain kentang, bawang daun, dan kubis.

Melimpahnya hasil pertanian turut meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kini banyak rumah warga telah bertransformasi menjadi bangunan modern seiring berkembangnya sektor wisata.

Desa Ranupani memiliki tiga danau terkenal yang menjadi daya tarik wisata yaitu Danau Ranupani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo bahkan menjadi spot favorit pendaki untuk berkemah sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak Semeru.

Keindahan tiga danau ini menjadikan Ranupani tidak hanya populer di kalangan pendaki, tetapi juga wisatawan pecinta alam dan fotografi.

(mc/ril)