
Mounture.com — Ajang Lintas Alam Nasional (LLAN) 2026 siap digelar di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu pada 22 November 2026. Kompetisi yang ditujukan bagi pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat ini tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga kemampuan navigasi, kekompakan tim, keterampilan bertahan di alam bebas, hingga pengetahuan tentang konservasi.
Menariknya, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp25 juta bagi para pemenang. Hadiah tersebut terbagi dalam empat kategori, yakni Juara 1 sebesar Rp10 juta, Juara 2 Rp7,5 juta, Juara 3 Rp5 juta, serta Juara Digital Competition sebesar Rp2,5 juta.
Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan pegunungan. Namun, peserta perlu mempersiapkan tim terbaik karena jumlah peserta yang dapat mengikuti kegiatan ini dibatasi.
Lintas Alam Nasional 2026 diperuntukkan bagi pelajar berusia 16–19 tahun pada hari perlombaan. Pendaftaran dilakukan secara beregu dengan tiga orang anggota dalam setiap tim. Komposisi tim dapat terdiri dari putra, putri, maupun campuran.
Adapun biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp600.000 per tim. Biaya tersebut terdiri dari biaya pendaftaran Rp574.500 serta Rp25.500 untuk tiket masuk kawasan dan asuransi tiga orang, termasuk fasilitas peserta.
Berikut sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi calon peserta:
– Merupakan pelajar SMA, SMK, MA, atau sederajat.
– Berusia 16–19 tahun pada hari perlombaan.
– Menyertakan surat izin orang tua yang diunggah saat pendaftaran.
– Mendaftar secara beregu dengan tiga orang anggota.
– Mengisi formulir pendaftaran sesuai format panitia.
– Dalam kondisi kesehatan yang baik dan mampu mengikuti seluruh materi lomba.
– Bersedia memenuhi ketentuan pelepasan tanggung jawab selama perlombaan.
– Membeli tiket masuk kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu melalui aplikasi Ayo ke Taman Nasional.
– Seluruh anggota tim wajib mengikuti technical meeting pada 21 November 2026.
Panitia juga dapat meminta surat keterangan medis apabila diperlukan. Sementara itu, biaya transportasi dari kota asal menuju lokasi kegiatan dan perjalanan pulang menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
BACA JUGA: Wisata ke Bromo Sky Bridge, Cek Harga Tiket dan Aturan Kunjungannya
Dalam kompetisi ini, peserta akan menghadapi enam materi lomba yang dirancang untuk menguji keterampilan beraktivitas di alam bebas. Berikut rinciannya:
1. Mountain Orienteering
Materi ini menguji kemampuan peserta membaca peta, menentukan arah, serta melakukan navigasi di medan pegunungan. Ketelitian dan kemampuan mengambil keputusan menjadi aspek penting untuk menyelesaikan tantangan.
2. Mountain Ascending and Descending
Peserta diuji dalam kemampuan melewati jalur menanjak dan menurun. Teknik pergerakan, keseimbangan, serta pengelolaan tenaga menjadi hal yang perlu diperhatikan saat menghadapi variasi medan.
3. Mountain Trail Run
Kategori ini menguji ketahanan fisik dan kemampuan berlari di jalur alam. Peserta harus mampu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi permukaan jalur, tanjakan, turunan, dan karakter medan pegunungan.
4. Mountain Journey
Materi mountain journey berkaitan dengan kemampuan melakukan perjalanan di lingkungan pegunungan. Kerja sama tim dan pengelolaan perjalanan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan.
5. Mountain Conservation
Tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, peserta juga akan diuji pengetahuannya mengenai konservasi atau pelestarian lingkungan pegunungan. Kesadaran menjaga kelestarian alam menjadi salah satu aspek yang diangkat dalam kategori ini.
6. Mountain Basic Life Support
Materi ini menguji pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan bantuan awal ketika menghadapi situasi darurat di alam bebas. Peserta perlu memahami cara mengenali kondisi darurat, mengambil tindakan awal, serta berkoordinasi dengan anggota tim.
Adapun rincian teknis, mekanisme pelaksanaan, dan sistem penilaian setiap materi lomba mengikuti ketentuan resmi yang disampaikan panitia.
BACA JUGA: OWA Kalitalang: Destinasi Wisata Alam di Lereng Gunung Merapi
Bagi peserta yang sudah mendaftar, terdapat dua jadwal utama yang perlu diperhatikan. Technical meeting akan dilaksanakan sehari sebelum perlombaan untuk memberikan penjelasan mengenai teknis kegiatan.
Berikut jadwal pelaksanaan LLAN 2026:
– Technical meeting: 21 November 2026.
– Hari perlombaan: 22 November 2026.
– Lokasi: Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
Seluruh anggota tim diwajibkan mengikuti technical meeting di lokasi start LLAN. Informasi lebih lanjut mengenai lokasi start dan petunjuk pelaksanaan mengikuti pengumuman resmi penyelenggara.
Dengan hadiah mencapai Rp25 juta dan enam materi lomba yang mencakup navigasi, ketahanan fisik, perjalanan pegunungan, konservasi, hingga bantuan hidup dasar, Lintas Alam Nasional 2026 menjadi ajang bagi pelajar untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun kekompakan tim.
Calon peserta yang berminat perlu memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi, memperhatikan kuota yang tersedia, serta mengonfirmasi mekanisme pendaftaran dan pembayaran kepada panitia sebelum mengikuti kompetisi.
(mc/mg)





