
Foto: Smiling West Java
Mounture.com — Tangkuban Parahu merupakan gunung berapi aktif yang terletak sekitar 30 kilometer di utara Kota Bandung, Jawa Barat. Gunung ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam paling populer di Bandung, berkat keindahan kawahnya, panorama pegunungan, serta kisah legenda yang melekat kuat dalam budaya Sunda.
Nama Tangkuban Parahu berasal dari bahasa Sunda yang berarti “perahu terbalik”, merujuk pada bentuk gunung yang menyerupai perahu yang terbalik jika dilihat dari kejauhan. Bentuk unik inilah yang menjadikan Tangkuban Parahu mudah dikenali dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Selain keindahan alamnya, Tangkuban Parahu juga terkenal karena legenda Sangkuriang, salah satu cerita rakyat paling populer di Jawa Barat.
Dikutip dari laman Smiling West Java, disebutkan legenda Tangkuban Parahu mengisahkan Dayang Sumbi, seorang putri cantik yang memiliki anak bernama Sangkuriang, hasil hubungannya dengan Tumang, seekor anjing jelmaan dewa.
Tanpa menyadari hubungan darah di antara mereka, Sangkuriang berniat menikahi Dayang Sumbi. Mengetahui hal tersebut, Dayang Sumbi berusaha menggagalkan niat sang anak dengan memberikan syarat mustahil, yaitu membangun sebuah perahu dalam satu malam.
Sangkuriang hampir berhasil menyelesaikan tugas tersebut. Namun, Dayang Sumbi menggunakan kekuatan magis untuk menggagalkan usahanya.
Akibatnya, perahu yang dibuat Sangkuriang terbalik dan dipercaya berubah menjadi gunung yang kini dikenal sebagai Gunung Tangkuban Parahu.
BACA JUGA: Mau Mendaki Gunung Kawi? Ini Estimasi Pendakiannya
Sebagai gunung berapi aktif, Tangkuban Parahu memiliki beberapa kawah yang dapat dikunjungi wisatawan, seperti Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas.
Dari area kawah, pengunjung dapat menyaksikan aktivitas vulkanik secara langsung, berupa kepulan asap belerang yang menjadi ciri khas kawasan ini.
Lokasinya yang dekat dengan Bandung membuat Tangkuban Parahu mudah diakses, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi wisata.
Fasilitas penunjang seperti area parkir, jalur pejalan kaki, kios suvenir, hingga pusat informasi wisata juga tersedia dengan cukup baik.
Beberapa aktivitas yang direkomendasikan saat berkunjung ke Tangkuban Parahu antara lain:
– Trekking ringan, menyusuri jalur di sekitar kawah dengan pemandangan alam pegunungan
– Sightseeing, menikmati panorama kawah dan udara sejuk khas dataran tinggi
– Fotografi, mengabadikan lanskap alam, kawah aktif, serta suasana berkabut yang ikonik
Dengan kombinasi keindahan alam, cerita legenda, dan akses yang mudah, Tangkuban Parahu menjadi destinasi wisata yang cocok dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin mengenal sisi alam dan budaya Jawa Barat.
(mc/ril)






