Candi Gedongsongo, Wisata Alam dengan Warisan Peradaban Jawa Kuno

  • 29 January 2024 08:18

Foto: Disporapar Provinsi Jawa Tengah

Mounture.com — Candi Gedongsongo yang berada di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah merupakan destinasi wisata alam yang menyajikan warisan peradaban Jawa Kuno.

Candi Gedongsongo menempati area seluas 230 ribu meter persegi, di mana di lokasi tersebut sarat nilai sejarah dan budaya.

Dikutip dari laman Disporapar Provinsi Jawa Tengah, dijelaskan bahwa Gedongsongo berasal dari Bahasa Jawa, yang mana Gedong berarti bangunan atau rumah, sedangkan kata Songo berarti sembilan.

“Meski namanya Candi Gedongsongo, saat ini hanya ada lima kelompok candi yang masih utuh. Candi peninggalan budaya Hindu ini, baru ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada 1804,” kata Rina, sang pemandu wisata di Candi Gedongsongo.

Dilihat dari arsitekturnya, Candi Gedongsongo diperkirakan dibangun pada abad ke 7 sampai 9 Masehi. Candi ini memiliki ciri arsitektur seperti candi Hindu pada umumnya, yakni, bentuk puncaknya meruncing, berbentuk tabung atau disebut ratna.

BACA JUGA:

Rekomendasi Gunung di Wonosobo untuk Pendaki Pemula

Mitos Kaitan Gunung Slamet dan Ramalan Jayabaya

Terdiri atas tiga tingkatan, yaitu kaki candi, tubuh candi, dan atas candi yang disebut dengan istilah Bhurloka, Bhuvarloka dan Svarloka sesuai konsep pengajaran Hindu.

Kawasan Candi Gedongsongo berhawa sejuk karena lokasinya di lereng Gunung Ungaran. Selain menikmati pemandangan, pengunjung Gedongsongo bisa menikmati aktivitas wisata lainnya. Seperti berendam di kolam rendam air panas yang bersumber dari mata air Gunung Ungaran.

Pengunjung juga bisa berfoto-foto di sejumlah spot foto atau wahana buatan. Beragam fasilitas ada di kawasan Gedongsongo. Mulai dari rumah makan, toilet, papan informasi, mushola, tempat sampah, lahan parkir yang luas, toko souvenir dan penginapan yang berada di sekitar kawasan Gedongsongo.

Tidak jauh dari area Candi I, pengunjung akan menemukan area wisata Ayanaz Gedongsongo. Area ini menawarkan spot foto yang unik dan menarik. Di Ayanaz, pengunjung bisa menikmati wisata kekinian dan instagramable.

Bagi penyuka air panas, wisatawan bisa singgah di Vanaprastha, menyajikan wisata hutan pohon pinus yang sangat asri. Berada tepat di bawah lereng gunung Ungaran. Vanaprastha juga menawarkan berbagai aktivitas. Pengunjung pun bisa menginap karena tersedia villa, camping ground, playground untuk anak-anak, gazebo serta kursi santai.

Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati makanan khas setempat. UMKM lokal yang menawarkan kekhasan produk, baik suvenir maupun kuliner, menawarkan harga yang terjangkau dan keramahan layanan.

(mc/ril)