Mengenal Danau yang Ada di Gunung Kelimutu

Tiga danau yang ada di Gunung Kelimutu (dok. instagram/@btn_kelimutu)

Mounture.com — Gunung kelimutu yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki keindahan yang berbeda daripada gunung-gunung lainnya di Indonesia, sebab gunung ini memiliki tiga danau dengan warna-warna yang berbeda.

Gunung yang berlokasi di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende ini danau dengan luas sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik, ketinggian dinding kawahnya mencapai 100 hingga 200 meter. Dinding danau Gunung Kelimutu cukup curam karena memiliki kemiringan 60-70 derajat.

Danau Kelimutu merupakan danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu di ketinggian 1.690 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang terkenal akan warnanya yang dapat berubah-ubah dari hijau menjadi biru, hitam atau merah.

Perubahan warna tersebut terjadi karena pengaruh mekanisme vulkanik di daerah tersebut. Adanya aktivitas vulkanik yang memaksa gas-gas dari bumi naik ke permukaan, gas-gas tersebut bereaksi dan bercampur di dalam danau dan menyebabkan air danau berubah warna.

Belum lama ini, Taman Nasional Kelimutu (TNK) merilis penampakan dari perubahan warna dari danau di Gunung Kelimutu. Berdasarkan pemantauan Pos Pengamatan Gunungapi pada Minggu, 13 Februari 2022 air danau Tiwu Ata Polo (danau orang jahat) mengalami perubahan, dari yang sebelumnya berwarna hijau, kemudian berubah menjadi warna hijau kebiruan.

“Perubahan warna danau diperkirakan terjadi mulai pertengahan bulan Januari 2022,” tulis akun instagram resmi TNK (@btn_kelimutu), belum lama ini.

Selain danau Tiwu Ata Polo, perubahan warna danau juga terjadi pada danau Tiwu Nuwa Murikoofai (danau muda mudi), di mana berdasarkan hasil pengamatan Pos Pemantauan Gunungapi Tiwu Nuwa Murikoofai juga mengalami perubahan warna menjadi hijau terpantau sejak 30 Januari 2022.

Sebagai informasi, dikutip dari laman TNK (kelimutu.id), dijelaskan bahwa ketiga danau yang ada di Gunung Kelimutu itu memiliki sejarah mitos yang berbeda-beda, yaitu yang paling barat dari tiga danau tersebut adalah Tiwu Ata Mbupu atau danau tempatnya jiwa orang tua yang sudah meninggal yang biasanya berwarna biru.

Dua danau lainnya Tiwu Nuwa Murikoofai atau yang berarti danau tempatnya para jiwa muda mudi dan Tiwu Ata Polo atau tempatnya jiwa orang-orang meninggal yang semasa hidupnya sering melakukan kejahatan.

Danau tersebut dipisahkan oleh dinding kawah yang menjulang dengan ketinggian minimum 35 meter (115 kaki) di atas permukaannya. Air di danau tersebut biasanya berwarna hijau atau masing-masing merah. (MC/PC)