
Instagram/@ardiansah_faturohman
Mounture.com — Gunung Ciremai yang menjulang setinggi 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl) dikenal sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat dan menjadi salah satu destinasi favorit pendaki tanah air. Untuk mencapai puncaknya, tersedia empat jalur resmi pendakian, yaitu Apuy, Palutungan, Linggasana, dan Linggajati.
Dari keempat jalur tersebut, Jalur Apuy di Desa Argamukti, Majalengka, menjadi rute yang paling singkat sekaligus paling banyak dipilih pendaki pemula maupun berpengalaman.
Basecamp pendakian bernama Berod, dan dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum dari Terminal Majalengka yang kemudian dilanjutkan dengan angkutan menuju Pos Pendakian Apuy.
BACA JUGA: Tak Disangka, Tisu Magic Ternyata Bisa Jadi Penolong Darurat bagi Pendaki Gunung
Sebagai gambaran, berikut estimasi waktu pendakian jalur Apuy yang dihimpun dari berbagai sumber:
1. Basecamp – Pos 1: ±1 jam
2. Pos 1 – Pos 2: ±1 jam 45 menit
3. Pos 2 – Pos 3: ±1 jam
4. Pos 3 – Pos 4: ±1 jam 15 menit
5. Pos 4 – Pos 5: ±1 jam
6. Pos 5 – Simpang Apuy: ±1 jam 30 menit
7. Simpang Apuy – Goa Walet: ±15 menit
8. Goa Walet – Puncak Ciremai: ±30 menit
Total waktu tempuh dari basecamp hingga puncak biasanya berkisar antara 8–9 jam, tergantung kondisi fisik pendaki, cuaca, dan beban bawaan.
BACA JUGA: Menyusuri Sungai Alas: Tantangan dan Pesona di Jalur Pendakian Gunung Leuser
Meski jalur Apuy dikenal lebih singkat, trek ini tetap membutuhkan stamina yang baik karena beberapa bagian memiliki kemiringan yang cukup tajam, terutama menjelang Goa Walet dan menuju puncak.
Pendaki disarankan mempersiapkan kondisi fisik, membawa perlengkapan standar pendakian, serta mematuhi aturan dari pihak pengelola Taman Nasional Gunung Ciremai.
Estimasi waktu pendakian di atas hanya sebagai gambaran umum. Setiap pendaki memiliki kemampuan fisik dan mental berbeda, sehingga durasi pendakian bisa lebih cepat atau lebih lambat.
(mc/sr)






