
Pemandangan dari Gunung Kembang – Foto: instagram/@mrizag
Mounture.com — Gunung Kembang merupakan salah satu gunung di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dengan ketinggian 2.340 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung ini berada di Desa Blembem Damarkasihan, Kecamatan Kertek, dan sering dijuluki sebagai “anak” dari Gunung Sindoro karena lokasinya yang berada tepat di sisi gunung tersebut.
Meski tidak setinggi Gunung Sumbing maupun Gunung Sindoro, Gunung Kembang menawarkan pemandangan alam yang tidak kalah indah. Hutan yang masih asri serta jalur pendakian yang menantang membuat gunung ini semakin populer di kalangan pendaki.
Gunung ini mulai dibuka sebagai jalur pendakian resmi pada Maret 2018, dan sejak saat itu menjadi salah satu alternatif favorit bagi pendaki yang ingin menikmati panorama pegunungan di Wonosobo.
BACA JUGA: 7 Tips Membeli Tiket Bus untuk Mudik Lebaran agar Perjalanan Nyaman dan Aman
Untuk menuju basecamp Gunung Kembang, pendaki biasanya terlebih dahulu tiba di Terminal Mendolo Wonosobo. Dari terminal tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan ojek menuju basecamp.
Tarif ojek menuju basecamp berkisar Rp25.000 sekali jalan (siang hari), dan Rp30.000 – Rp35.000 (malam hingga dini hari). Tarif yang sama biasanya berlaku untuk perjalanan kembali ke terminal setelah pendakian.
Biaya pendakian Gunung Kembang relatif terjangkau dibandingkan beberapa gunung lain di Jawa Tengah.
Berikut kisaran biaya terbaru pendakian Gunung Kembang:
– Tiket masuk atau registrasi pendakian: Rp20.000 – Rp30.000 per orang
– Fasilitas basecamp: Rp5.000 – Rp10.000
– Parkir motor: Rp5.000 – Rp10.000
– Parkir mobil: Rp10.000 – Rp20.000
Besaran tarif bisa berbeda tergantung jalur pendakian dan kebijakan pengelola basecamp.
BACA JUGA: Apa yang Harus Dilakukan Jika Tersesat di Gunung? Ini 5 Langkah Penting yang Perlu Diketahui Pendaki
Gunung Kembang dikenal memiliki jalur yang cukup menantang dengan tanjakan curam di beberapa titik. Meski demikian, waktu tempuh menuju puncak relatif singkat.
Pendakian dari basecamp hingga puncak biasanya dapat ditempuh sekitar 3 jam perjalanan, tergantung kondisi fisik pendaki.
Berikut estimasi waktu perjalanan:
1. Basecamp – Istana Katak: 50 menit
2. Istana Katak – Kandang Celeng: 10 menit
3. Kandang Celeng – Pos 1 Liliput: 30 menit
4. Pos 1 Liliput – Pos 2 Simpang 3: 15 menit
5. Pos 2 Simpang 3 – Pos 3 Akar: 15 menit
6. Pos 3 Akar – Pos 4 Sabana: 20 menit
7. Pos 4 Sabana – Tanjakan Mesra: 20 menit
8. Tanjakan Mesra – Puncak: 20 menit
Di area puncak, pendaki akan disuguhi pemandangan sabana yang luas dengan panorama Gunung Sindoro yang terlihat sangat dekat.
Ada beberapa alasan mengapa Gunung Kembang semakin diminati pendaki:
– Jalur pendakian relatif singkat namun menantang
– Panorama sabana di dekat puncak yang luas
– Hutan masih alami dan terjaga kebersihannya
– Pemandangan Gunung Sindoro dari jarak dekat
Tak heran jika gunung ini sering disebut sebagai “kecil-kecil cabe rawit” karena ketinggiannya tidak terlalu besar, tetapi jalurnya cukup menguras stamina.
Dengan pemandangan yang indah serta jalur pendakian yang unik, Gunung Kembang menjadi salah satu destinasi pendakian yang layak masuk daftar bagi pecinta alam yang berkunjung ke Wonosobo.
(mc/pd)






