Penumpang LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta Saat Ramadan 2026

LRT Jabodebek Ramadan 2026

Mounture.com — Operator LRT Jabodebek memberikan kelonggaran bagi para pengguna selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan memperbolehkan penumpang membatalkan puasa di dalam kereta.

Kebijakan ini berlaku bagi pelanggan yang masih berada dalam perjalanan ketika waktu Magrib tiba. Penumpang diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan di dalam kereta mulai waktu Magrib hingga pukul 19.00 WIB.

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang masih beraktivitas dan berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Pelaksana Harian Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Bramantya Candrika, mengatakan kebijakan ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan selama Ramadan.

“Banyak pengguna yang masih berada di perjalanan ketika waktu Magrib tiba. Karena itu, selama Ramadan kami memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan di dalam kereta hingga pukul 19.00 WIB,” ujarnya.

BACA JUGA: Festival Mudik Balon Udara Wonosobo 2026 Digelar 22–29 Maret di 23 Lokasi

Selain memberikan kelonggaran untuk berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menghadirkan program berbagi takjil bagi para pengguna.

Sebanyak 3.150 paket takjil disiapkan untuk dibagikan kepada pelanggan di sejumlah stasiun dengan mobilitas penumpang tinggi. Program ini berlangsung selama tujuh hari pada periode 5 hingga 13 Maret 2026.

Takjil berupa buah dan minuman dibagikan menjelang waktu berbuka puasa di dua stasiun berbeda setiap harinya secara bergiliran.

Program ini dilaksanakan di 14 stasiun LRT Jabodebek, yaitu:

– 5 Maret 2026: Stasiun Jatimulya dan Stasiun Cawang

– 6 Maret 2026: Stasiun Kuningan dan Stasiun Setiabudi

– 9 Maret 2026: Stasiun Bekasi Barat dan Stasiun Rasuna Said

– 10 Maret 2026: Stasiun TMII dan Stasiun Harjamukti

– 11 Maret 2026: Stasiun Jatibening Baru dan Stasiun Pancoran

– 12 Maret 2026: Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko

– 13 Maret 2026: Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Halim

Bram menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih hangat selama Ramadan.

BACA JUGA: Kebumen Makin Dilirik Wisatawan, 2,77 Juta Kunjungan hingga Agustus 2025

Meski diperbolehkan berbuka puasa di kereta, pengguna tetap diimbau menjaga kebersihan selama perjalanan.

Penumpang diminta membawa kembali sampah makanan atau minuman yang dibawa selama perjalanan dan membuangnya pada tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan.

Dengan demikian, kebersihan kereta maupun fasilitas stasiun tetap terjaga sehingga perjalanan tetap nyaman bagi semua pengguna.

“Ramadan menjadi momen yang baik untuk berbagi dan saling menjaga kenyamanan. Kami berharap pengguna dapat memanfaatkan kebijakan ini dengan tetap menjaga kebersihan sehingga perjalanan tetap nyaman bagi semua,” tutup Bram.

(mc/ril)