
Mounture.com — Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) mengumumkan penutupan sementara sejumlah lokasi wisata alam di kawasan tersebut, termasuk pendakian Gunung Sorik Marapi dan Rest Area Sopotinjak atau Jembatan Pohon Sopotinjak.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @btn_batanggadis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata alam.
Balai TN Batang Gadis menyampaikan bahwa penutupan sementara dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wisata alam sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan pengunjung.
Beberapa lokasi yang ditutup sementara yaitu:
1. Rest Area / Jembatan Pohon Sopotinjak, penutupan dilakukan pada 20–21 Maret 2026
2. Pendakian Gunung Sorik Marapi, penutupan dilakukan pada 20 Maret 2026
Selama periode tersebut, pengunjung tidak diperkenankan melakukan aktivitas wisata maupun pendakian di lokasi yang ditutup.
BACA JUGA: Praktis untuk Pendaki: 7 Gunung di Jawa yang Bisa Dijangkau dari Stasiun Kereta
Pihak pengelola juga mengimbau masyarakat yang berencana berkunjung ke kawasan Taman Nasional Batang Gadis, khususnya ke Gunung Sorik Marapi, untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka dengan jadwal penutupan tersebut.
Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk memastikan telah menyiapkan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) atau tiket masuk wisata sebelum melakukan kunjungan.
Langkah ini dilakukan agar kegiatan wisata alam di kawasan taman nasional dapat berjalan tertib sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Gunung Sorik Marapi sendiri merupakan salah satu destinasi pendakian populer di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang berada dalam kawasan Taman Nasional Batang Gadis dan dikenal memiliki jalur pendakian dengan panorama alam khas pegunungan tropis.
(mc/ril)






