Mengenal Gunung Bulusaraung: Jalur Pendakian, Pos, dan Daya Tariknya

TN Bantimurung Bulusaraung

Puncak Bulusaraung – Foto: TN Bantimurung Bulusaraung

Mounture.com — Gunung Bulusaraung yang terletak di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di kawasan Indonesia Bagian Timur, khususnya bagi pendaki asal Sulawesi Selatan.

Dengan ketinggian 1.353 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Bulusaraung menawarkan pengalaman pendakian yang menantang meski tidak tergolong gunung tinggi. Lokasi titik awal pendakian terbilang strategis, hanya sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat Kota Makassar.

Daya tarik utama Gunung Bulusaraung terletak pada jalur pendakiannya yang menguras tenaga. Sejak awal pendakian, para pendaki langsung dihadapkan pada ribuan anak tangga yang menuntut stamina ekstra.

Selain itu, karakter jalur yang cukup terjal membuat pendakian ke Gunung Bulusaraung membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang. Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi magnet tersendiri bagi para pencinta aktivitas alam bebas.

BACA JUGA: Pengunjung Bromo Wajib Gunakan Gelang Asuransi saat Masuk Kawasan

Gunung Bulusaraung memiliki total 10 pos peristirahatan, termasuk pos terakhir yang berada di puncak. Pos 9 menjadi area favorit untuk mendirikan tenda atau camp, karena jaraknya yang relatif dekat menuju puncak.

Dari Pos 9, perjalanan menuju puncak hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Lokasi ini kerap dipilih pendaki yang ingin mengejar momen matahari terbit dengan latar lanskap alam Sulawesi Selatan.

Adapun puncak Gunung Bulusaraung ditandai dengan keberadaan pemancar radio milik Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (BTNBB).

Dari titik tertinggi ini, pendaki akan disuguhi panorama spektakuler hamparan Karst Maros, salah satu kawasan karst terluas dan terindah di dunia. Pemandangan tersebut menjadi bonus istimewa setelah menaklukkan jalur pendakian yang melelahkan.

BACA JUGA: Legenda Batu Lingga Gunung Ciremai, Jejak Sunan Gunung Jati di Ketinggian 2.200 Mdpl

Sepanjang jalur pendakian, pendaki dapat menjumpai beragam jenis flora khas kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, seperti pohon rotan, kemiri, hingga kelapa.

Gunung Bulusaraung juga merupakan habitat alami sejumlah fauna, di antaranya kera hitam, musang, serta berbagai jenis kupu-kupu yang menambah kekayaan keanekaragaman hayati kawasan ini.

Dengan akses yang relatif mudah, trek yang menantang, serta panorama alam yang memukau, Gunung Bulusaraung menjadi pilihan ideal bagi pendaki yang ingin merasakan sensasi petualangan alam di Sulawesi Selatan.

(mc/pd)