Luasan Kebakaran di TN Gunung Merbabu Capai 1 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Merbabu yang terjadi pada Kamis (21/9/2023) – Foto: TN Gunung Merbabu

Mounture.com — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) mengungkapkan kebakaran hutan di wilayah Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali yang terjadi pada Kamis, 21 September 2023 menghanguskan area seluas sekitar satu hektare.

Akibat dari kebakaran itu merusak vegetasi beberapa jenis tanaman, mulai dari semak hingga pohon keras.

“Hasil analisis spasial menggunakan foto pesawat tanpa awak (sumber: Kema Merbabu) dan ground check lapangan diketahui luas area kebakaran kurang lebih 0,98 Ha yang merusak vegetasi dengan jenis kerinyu, kemlandingan gunung, akasia, semak berduri rembet dan pinus,” ujar Plt Kepala BTNGMb, Nurpana Sulaksono melalui keterangan resmi.

BACA JUGA: Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan di Lereng Gunung

Adapun kebakaran tersebut pun telah padam pada Jumat, 22 September 2023. Dijelaskan Nurpana, kebakaran terjadi pada Kamis, 21 September pada pukul 14.52 WIB. Lokasi kebakaran di blok Guwolelo, Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.

Kemudian pukul 15.00 WIB, petugas BTNGMb bersama Masyarakat Peduli Api, Masyarakat Mitra Polhut Kecamatan Gladagsari, relawan Rempala, masyarakat Desa Seboto dan Desa Kembangkuning naik ke lokasi hutan yang terbakar. Mereka berusaha memadamkan api yang terus menjalar.

“Area yang terbakar berjarak kurang lebih 1 – 1,5 kilometer dari batas desa terakhir dengan ketinggian 1.800 mdpl dengan tingkat kelerengan yang tinggi,” ungkapnya.

Hingga pukul 18.30 WIB, lanjut Nurpana, api belum dapat dipadamkan. Untuk mencegah api merembet ke atas, tim melakukan penyiraman dengan menggunakan pipa air masyarakat yang ada di sekitar lokasi kebakaran. Dengan pertimbangan keselamatan karena kondisi sudah malam, tim pun kembali turun ke basecamp.

BACA JUGA: Cerita Rakyat Dibalik Keindahan Gunung di Pulau Sulawesi

Malam itu tim gabungan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat melakukan rapat koordinasi untuk upaya pemadaman esok harinya. Malam itu tim dan relawan juga terus memantau kondisi kebakaran dari bawah.

Pagi tadi pukul 06.00 WIB, hasil pantauan dari Posko tidak dijumpai titik api maupun asap. Pukul 07.00 WIB, tim gabungan naik ke lokasi kebakaran untuk melakukan mop up.

“Pukul 13.22 WIB, tim gabungan memberikan informasi bahwa api sudah benar-benar padam,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, Nurpana menyatakan saat ini masih dalam penyelidikan BTNGMb. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama dalam upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

(mc/ril)