Knalpot Brong Resmi Dilarang Masuk Taman Nasional Baluran Mulai 1 Agustus 2026

dok. Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo

Mounture.com — Pengunjung yang berencana berwisata ke Taman Nasional Baluran perlu memperhatikan aturan terbaru yang akan mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2026.

Balai Taman Nasional Baluran secara resmi melarang seluruh kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong, knalpot racing, maupun knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan untuk memasuki kawasan konservasi tersebut.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh kendaraan yang masuk melalui Pintu Masuk Wisata Batangan maupun Pintu Masuk Wisata Watunumpuk.

Melalui Pengumuman Nomor: PG.1/T.37/TU/KSA.04.01/B/07/2026, Balai Taman Nasional Baluran menyampaikan bahwa aturan ini diterapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan wisata sekaligus menjaga ketertiban di kawasan konservasi.

Selain memberikan kenyamanan bagi wisatawan, pembatasan kendaraan dengan knalpot yang bising juga bertujuan meminimalkan gangguan terhadap satwa liar yang hidup di habitat alaminya.

BACA JUGA: Gunung Bismo via Sikunang: Rute Termudah ke Puncak dengan Panorama Sindoro dan Sumbing

Petugas Balai Taman Nasional Baluran akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang memasuki kawasan wisata.

Apabila ditemukan kendaraan menggunakan knalpot brong, knalpot racing, atau knalpot modifikasi yang tidak sesuai standar pabrikan, maka kendaraan tersebut tidak diperkenankan memasuki kawasan Taman Nasional Baluran.

Dengan demikian, pengunjung diimbau memastikan kondisi kendaraan telah memenuhi ketentuan sebelum melakukan perjalanan menuju Baluran.

Suara knalpot yang terlalu keras tidak hanya mengganggu kenyamanan wisatawan lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan stres bagi satwa liar yang hidup di kawasan konservasi.

Sebagai salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia, Taman Nasional Baluran menjadi habitat berbagai satwa seperti banteng Jawa, rusa timor, merak hijau, lutung, hingga beragam jenis burung.

Melalui kebijakan ini, Balai Taman Nasional Baluran mengajak seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kawasan agar tetap aman, nyaman, tertib, dan ramah terhadap kehidupan satwa liar.

BACA JUGA: 15 Tips Menjadi Pendaki Gunung yang Baik, Bukan Sekadar Mengejar Konten Media Sosial

Sebelum berkunjung ke Taman Nasional Baluran, pastikan kendaraan yang digunakan:

– Menggunakan knalpot sesuai standar pabrikan.
– Tidak memakai knalpot brong atau racing.
– Mematuhi seluruh aturan yang berlaku di kawasan konservasi.
– Menjaga ketenangan dan kebersihan selama berada di area wisata.

Kepatuhan terhadap aturan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam melestarikan Taman Nasional Baluran sekaligus menciptakan pengalaman wisata alam yang lebih nyaman bagi semua pengunjung.

(mc/pd)