Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang Dibersihkan, Pemkab Karanganyar Perkuat Sport Tourism

Jalur Lawu via Mbabar

Mounture.com — Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) merespons tingginya minat masyarakat untuk melakukan pendakian di Gunung Lawu.

Bersama Perhutani KPH Surakarta serta komunitas pecinta alam, Disparpora Karanganyar menggelar kerja bakti perbaikan jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang di Kecamatan Tawangmangu, baru-baru ini.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur pendakian tetap aman sekaligus mendukung pengembangan wisata olahraga atau sport tourism di wilayah Karanganyar.

Kepala Disparpora Karanganyar, Yoppi Eko Jatiwibowo, menegaskan bahwa pembenahan jalur pendakian menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas destinasi wisata alam.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat untuk mendaki Gunung Lawu harus diimbangi dengan standar keselamatan yang baik.

“Gunung Lawu adalah destinasi unggulan Karanganyar. Tingginya minat pendaki harus diimbangi dengan standar keselamatan yang baik. Kami ingin memastikan Lawu tetap menjadi pilihan wisata alam yang aman, nyaman, dan berkualitas,” katanya.

BACA JUGA: Harga Tiket Wisata Gunung Galunggung Terbaru 2026, Lengkap dengan Tarif Kawah dan Pemandian Air Panas

Yoppi menjelaskan, keselamatan pendaki menjadi prioritas utama dalam pengelolaan wisata alam di kawasan Gunung Lawu.

Karena itu, pihaknya terus memperkuat sinergi lintas sektor agar pengelolaan wisata alam dapat berjalan profesional tanpa mengabaikan aspek konservasi.

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, tim gabungan melakukan sejumlah perbaikan jalur, di antaranya membersihkan jalur dari pohon tumbang dan ranting, menangani titik-titik erosi di sepanjang jalur pendakian, dan menata area rawan untuk meminimalkan risiko kecelakaan pendaki.

Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Surakarta, Ronny Merdyanto, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dalam pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perbaikan jalur pendakian tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem hutan.

“Perbaikan jalur ini bukan hanya demi kenyamanan pengunjung, tetapi juga untuk memastikan kawasan hutan tetap terjaga dari potensi kerusakan akibat aktivitas wisata,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola hutan, dan komunitas pecinta alam sangat penting agar pengelolaan kawasan wisata dapat berjalan tertib, aman, dan tetap lestari.

BACA JUGA: Mengenal Teknik Pendakian Gunung: Himalayan dan Alpine, Lengkap dengan Istilah yang Perlu Diketahui Pendaki

Melalui pembenahan jalur pendakian via Cemoro Kandang, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap citra Gunung Lawu sebagai destinasi pendakian favorit di Jawa Tengah dapat terus terjaga.

Selain itu, keberadaan wisata pendakian juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Tawangmangu.

Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Gunung Lawu diharapkan tetap menjadi magnet wisata alam sekaligus kawasan konservasi yang terjaga kelestariannya.

(mc/pd)