Damri Layani 2 Juta Pelanggan di Rute Bandara Soekarno-Hatta pada 2024

Mounture.com — Damri mencatat selama tahun 2024 telah melayani hampir 2 juta pelanggan untuk layanan angkutan bandara terkhusus dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Head of Corporate Communication Damri, Atikah Abdullah, mengatakan capaian kinerja Damri untuk layanan pemadu moda di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan tingkat pelanggan tertinggi memanfaatkan jalur dari Bandara Soekarno-Hatta ke titik tujuan.

“Pada 2024 DAMRI berhasil melayani 1.974.146 pelanggan dengan 1.177.476 pergerakan dari Bandara Soekarno-Hatta dan 796.670 pergerakan menuju Bandara Soekarno-Hatta,” katanya melalui keterangan resmi, belum lama ini.

Tercatat rute favorit pelanggan berdasarkan jumlah pelanggan tertinggi menuju daerah Bogor dengan titik tujuan Botani Square Bogor sebanyak 335.430 pelanggan.

Lalu, diikuti tujuan daerah Bekasi dengan titik tujuan Terminal Kayuringin Bekasi Barat sebanyak 246.819 pelanggan. Diikuti tujuan daerah Jakarta Pusat dengan titik tujuan Stasiun KA Gambir sebanyak 204.238 pelanggan.

BACA JUGA:

42,9 Persen dari 1000 Orang Tidak Selalu Buang Sampah di Tempatnya

KAI Aman Barang Tertinggal Senilai Rp14 Miliar pada 2024

Grafik pun menunjukkan penyebaran jumlah pelanggan secara merata di setiap bulannya. Diperkirakan pencapaian ini didorong dari peningkatan pelayanan dan fasilitas, terutama peremajaan armada.

Sejak akhir 2023, Damri telah melakukan peremajaan armada pada layanan rute Bandara Soekarno-Hatta secara bertahap dengan medium bus berkapasitas 19 orang yang dilengkapi fasilitas charging spot dan kualitas bangku.

“Ini merupakan bukti komitmen DAMRI untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga sampai ke tujuan dengan aman, selamat, dan nyaman yang didukung peningkatan pelayanan dan fasilitas berteknologi secara bertahap,” ungkap Atikah.

Pencapaian ini turut menjadi evaluasi bagi manajemen Damri untuk meningkatkan pelayanan di rute Bandara Soekarno-Hatta.

“Semangat ini senantiasa mendorong bertransformasi perusahaan menjadi lebih baik dan memberikan pelayanan publik yang optimal kepada para pengguna layanan,” tutup Atikah.

(mc/ril)